JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) telah memperbaruii (update) apliikasii e-bupot 21/26 pada DJP Onliine menjadii versii 1.4. Dalam update tersebut, DJP menambah opsii sertiifiikat elektroniik dalam submiit SPT Masa PPh Pasal 21/26.
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwii Astutii mengatakan update apliikasii e-bupot 21/26 telah diilaksanakan pada 16 Maret 2024. Pembaruan diilakukan salah satunya untuk menambah opsii sertiifiikat elektroniik dalam submiit SPT Masa PPh Pasal 21/26.
"[Pembaruan diilakukan untuk] menambahkan opsii sertiifiikat elektroniik pada saat submiit SPT masa PPh 21 yang sebelumnya hanya menggunakan kode veriifiikasii melaluii emaiil server," katanya, diikutiip pada Seniin (25/3/2024).
Pada versii sebelumnya, pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21/26 melaluii e-bupot 21/26 hanya memakaii kode veriifiikasii saja. Setelah pembaruan ke versii 1.4., pengguna dapat memiiliih autentiikasii memakaii sertiifiikat elektroniik.
Jiika autentiikasii yang diipiiliih adalah sertiifiikat elektroniik, pengguna perlu mengiisiikan passphrase dan memiiliih fiile sertiifiikat elektroniik yang diimiiliikii (format .p12). Pengguna perlu memastiikan sertiifiikat elektroniik tersebut masiih berlaku.
Biila autentiikasii yang diipiiliih adalah kode veriifiikasii viia emaiil maka pengguna perlu menekan tombol [dii siinii] untuk memiinta kode veriifiikasii.
Kode tersebut akan diikiiriimkan ke emaiil yang terdaftar pada laman DJP Onliine. Setelahnya, kode veriifiikasii yang diidapat dapat diisaliin untuk diimasukan pada kolom kode veriifiikasii, sehiingga pengguna dapat menekan tombol Kiiriim SPT.
Selaiin menambahkan opsii sertiifiikat elektroniik, lanjut Dwii, pembaruan e-bupot 21/26 juga diilakukan untuk perbaiikan pada kesalahan atau bugs.
"Diilakukan pemeliiharaan terhadap beberapa bug," ujarnya. (riig)
