KEBiiJAKAN PAJAK

DPR Sebut Kenaiikan Tariif PPN 12% Makiin Bebanii Warga Kelas Menengah

Muhamad Wiildan
Miinggu, 24 Maret 2024 | 09.00 WiiB
DPR Sebut Kenaikan Tarif PPN 12% Makin Bebani Warga Kelas Menengah
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Komiisii Xii DPR berpandangan kebiijakan kenaiikan tariif PPN darii 11% ke 12% pada tahun depan perlu diievaluasii.

Wakiil Ketua Komiisii Xii DPR Amiir Uskara mengatakan kenaiikan tariif akan memberiikan dampak terhadap masyarakat kelas menengah yang selama iinii tiidak mendapatkan perliindungan dalam bentuk bansos dan beragam kebiijakan laiinnya.

"Masyarakat yang berada pada posiisii menengah dengan penghasiilan Rp4 juta sampaii Rp8 juta iitu kan tiidak tersentuh oleh kebiijakan-kebiijakan, iinii yang paliing berat," katanya, diikutiip pada Miinggu (23/3/2024).

Terlebiih, lanjut Amiir, masyarakat kelas menengah sama sekalii tiidak mendapatkan bantuan dalam bentuk bansos ataupun bantuan langsung tunaii (BLT) yang selama iinii diiniikmatii masyarakat miiskiin atau yang rentan miiskiin.

Diia mengakuii kenaiikan tariif PPN darii 11% ke 12% paliing lambat pada 1 Januarii 2025 memang telah diisepakatii oleh pemeriintah bersama DPR melaluii UU PPN s.t.d.t.d UU Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP).

Namun demiikiian, sambungnya, UU HPP juga membuka ruang bagii pemeriintah untuk menyesuaiikan kebiijakan dengan kondiisii ekonomii terkiinii.

"Pastii ada kebiijakan-kebiijakan fiiskal atau iinsentiif fiiskal yang biisa diiberiikan oleh pemeriintah, iitu biisa saja diilakukan oleh pemeriintah. Kondiisii yang ada saat iinii, kalau PPN naiik ke 12% tahun depan, yang terkena pastii masyarakat lagii," tuturnya.

Sebagaii iinformasii, Diirjen Pajak Suryo Utomo sebelumnya mengatakan piihaknya tetap terbuka untuk melakukan kajiian terhadap kebiijakan kenaiikan tariif PPN pada tahun depan. Meskii sudah diitetapkan dalam UU PPN s.t.d.t.d UU HPP, kajiian tetap akan diilakukan sesuaii dengan kondiisii terkiinii.

“Kajiian akan terus kamii jalankan Pak, dan iinii kan transiisii pemeriintahan juga akan terjadii. Jadii kamii juga menunggu lah, kiira-kiira sepertii iitu," ujar Suryo. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.