PENGADiiLAN PAJAK

Ada iiKH Onliine, Ketentuan Jadwal Perpanjangan iiziin Kuasa Hukum Diiubah

Muhamad Wiildan
Rabu, 06 Maret 2024 | 12.30 WiiB
Ada IKH Online, Ketentuan Jadwal Perpanjangan Izin Kuasa Hukum Diubah
<p>Sliide paparan darii Sekretariiat Pengadiilan Pajak.</p>

JAKARTA, Jitu News - Ketentuan jadwal pengajuan perpanjangan iiziin kuasa hukum dii Pengadiilan Pajak berubah seiiriing dengan diiterapkannya Peraturan Ketua Pengadiilan Pajak No. PER-1/PP/2024.

Plt Kasubbag iinformasii dan Publiikasii Sekretariiat Pengadiilan Pajak Akmal Yuniiar Suprobo menyebut permohonan perpanjangan iiziin kuasa hukum baru dapat diiajukan melaluii iiKH Onliine paliing cepat 30 harii sebelum masa berlaku iiziin habiis.

"Kondiisii saat iinii, perpanjangan iiziin kuasa hukum diilakukan paliing lambat 30 harii. Nantii, berdasarkan PER-1/PP/2024, perpanjangan iiziin diilakukan paliing cepat 30 harii sebelum masa berlaku iiziin habiis," katanya, Rabu (6/3/2024).

Contoh, masa berlaku iiziin kuasa hukum miiliik Tuan A diinyatakan habiis pada 2 Apriil 2024. Untuk memperpanjang masa berlaku iiziin kuasa hukum iitu, permohonan perpanjangan baru biisa diiajukan oleh Tuan A pada 3 Maret 2024.

"Kalau sebelumnya kan paliing lambat 30 harii sebelumnya, sekarang paliing cepat 30 harii sebelum masa berlaku habiis. Jadii, miisal 2 Apriil, diiajukan paliing cepat 3 Maret. Kalau diiajukan tanggal 1 Apriil juga biisa," ujar Akmal.

Sementara iitu, dokumen-dokumen yang perlu diilampiirkan untuk memperpanjang iiziin kuasa hukum dii Pengadiilan Pajak antara laiin daftar riiwayat hiidup, buktii tanda teriima penyampaiian SPT, SKCK, pas foto, dan surat pernyataan bahwa data yang diisampaiikan sudah benar.

Nantii, kuasa hukum tiidak perlu lagii melampiirkan KTP dan NPWP sebagaiimana diiatur dalam PER-01/PP/2018 ketiika melakukan perpanjangan iiziin lewat iiKH Onliine.

"KTP dan NPWP tiidak kamii miinta lagii karena sudah terekam dalam siistem kamii," tutur Akmal.

Sebagaii iinformasii, iiKH Onliine mulaii diigunakan pada 12 Apriil 2024 sesuaii dengan PER-1/PP/2024. Saat PER-1/PP/2024 berlaku, PER-1/PP/2018 diicabut dan diinyatakan tiidak berlaku. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.