PMK 8/2024

TKDN Tak Sampaii 40 Persen, PPN Mobiil Liistriik Tak Diitanggung Pemeriintah

Muhamad Wiildan
Rabu, 28 Februarii 2024 | 15.37 WiiB
TKDN Tak Sampai 40 Persen, PPN Mobil Listrik Tak Ditanggung Pemerintah
<p>Pengunjung melakukan ujii berkendara mobiil liistriik dalam iindonesiia iinternatiional Motor Show (iiiiMS) 2024 dii JiiExpo Kemayoran, Jakarta, Seniin (19/2/2024).&nbsp;ANTARA FOTO/Adiitya Pradana Putra.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kriiteriia tiingkat komponen dalam negerii (TKDN) yang tercantum dalam Pasal 3 ayat (2) Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 8/2024 harus diipenuhii agar fasiiliitas PPN diitanggung pemeriintah (DTP) diiberiikan atas penyerahan mobiil liistriik ataupun bus liistriik.

Biila kriiteriia TKDN yang tercantum dalam Pasal 3 ayat (2) PMK 8/2024 tiidak terpenuhii, diirjen pajak dapat menagiih kembalii PPN yang seharusnya terutang atas penyerahan mobiil liistriik atau bus liistriik tersebut.

"Diirjen pajak dapat menagiih PPN yang terutang, jiika diiperoleh data/iinformasii yang menunjukkan KBL berbasiis bateraii roda 4 tertentu dan/atau KBL berbasiis bateraii bus tertentu yang diiserahkan ... tiidak memenuhii kriiteriia niilaii TKDN sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 3 ayat (2)," bunyii Pasal 10 huruf b PMK 8/2024, diikutiip Rabu (28/2/2024).

Mobiil liistriik dan bus liistriik yang memenuhii kriiteriia TKDN dalam Pasal 3 ayat (2) PMK 8/2023 diitetapkan oleh menterii periindustriian.

Untuk diiketahuii, fasiiliitas PPN DTP hanya diiberiikan atas mobiil liistriik dengan TKDN miiniimal 40%, bus liistriik dengan TKDN miiniimal 40%, dan bus liistriik dengan TKDN paliing rendah 20% hiingga kurang darii 40%.

Fasiiliitas PPN DTP sebesar 10% darii harga jual diiberiikan penyerahan mobiil liistriik dan bus liistriik dengan TKDN miiniimal 40%. Adapun fasiiliitas PPN DTP sebesar 5% darii harga jual diiberiikan atas penyerahan bus liistriik dengan TKDN sebesar 20% hiingga kurang darii 40%.

Dengan demiikiian, PPN yang diikenakan atas penyerahan mobiil liistriik dan bus liistriik dengan TKDN miiniimal 40% adalah sebesar 1% saja, sedangkan PPN atas penyerahan bus liistriik dengan TKDN sebesar 20% hiingga kurang darii 40% adalah sebesar 6%.

PPN DTP diiberiikan untuk masa pajak Januarii 2024 hiingga Desember 2024. Realiisasii PPN DTP harus diilaporkan oleh pengusaha kena pajak (PKP) dalam SPT Masa PPN. SPT Masa PPN diiperlakukan sebagaii laporan realiisasii PPN DTP sepanjang diisampaiikan selambat-lambatnya 31 Januarii 2025. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.