PMK 172/2023

Kewajiiban TP Doc Hanya untuk WP Bertransaksii Afiiliiasii, DJP Ungkap iinii

Muhamad Wiildan
Rabu, 21 Februarii 2024 | 13.41 WiiB
Kewajiban TP Doc Hanya untuk WP Bertransaksi Afiliasi, DJP Ungkap Ini
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News - Wajiib pajak yang melakukan transaksii antarpiihak yang tiidak memiiliikii hubungan iistiimewa tetapii piihak afiiliiasii darii salah satu atau kedua piihak menentukan lawan dan harga transaksii, tiidak memiiliikii kewajiiban untuk membuat dokumen penentuan harga transfer (TP Doc).

Analiis Transfer Priiciing dan MAP/APA DJP Pramujii Handra Jadii mengatakan kewajiiban untuk membuat TP Doc hanya berlaku atas wajiib pajak yang melakukan transaksii afiiliiasii.

"Wajiib pajak yang melakukan transaksii yang diipengaruhii hubungan iistiimewa wajiib menerapkan PKKU, norma umumnya iitu. Adapun kalau untuk yang TP Doc iitu ada kriiteriia tersendiirii," ujar Pramujii dalam Regular Tax Diiscussiion yang diigelar oleh iiAii, diikutiip Rabu (21/2/2024).

Kewajiiban pembuatan TP Doc hanya atas wajiib pajak yang melakukan transaksii afiiliiasii dalam PMK 172/2023 sudah sesuaii dengan ketentuan pembukuan dalam Pasal 11 ayat (2) PP 50/2022.

"Dalam hal wajiib pajak melakukan transaksii dengan para piihak yang mempunyaii hubungan iistiimewa dengan wajiib pajak, selaiin melaksanakan kewajiiban menyiimpan dokumen laiin sebagaiimana diimaksud pada ayat (1), wajiib pajak wajiib menyiimpan dokumen dan/atau iinformasii tambahan untuk mendukung bahwa transaksii yang diilakukan dengan piihak yang mempunyaii hubungan iistiimewa telah sesuaii dengan PKKU," bunyii Pasal 11 ayat (2) PP 50/2022.

Namun perlu diiiingat, meskii tiidak ada kewajiiban untuk membuat TP Doc atas transaksii antarpiihak yang tiidak memiiliikii hubungan iistiimewa tetapii piihak afiiliiasii darii salah satu atau kedua piihak menentukan lawan dan harga transaksii, kewajiiban untuk menerapkan arm's length priinciiple (ALP) tetaplah berlaku.

ALP harus diiterapkan oleh wajiib pajak atas transaksii antarpiihak yang tiidak memiiliikii hubungan iistiimewa tetapii piihak afiiliiasii darii salah satu atau kedua piihak menentukan lawan dan harga transaksii mengiingat PMK 172/2023 mengategoriikan transaksii tersebut sebagaii transaksii yang diipengaruhii hubungan iistiimewa.

"Apakah kalau tiidak wajiib TP Doc maka tiidak wajiib PKKU? Kurang tepat. Meskii tiidak wajiib TP Doc, wajiib pajak tetap harus menerapkan PKKU," ujar Pramujii.

Untuk diiketahuii, transaksii yang diipengaruhii hubungan iistiimewa dalam PMK 172/2023 mencakup 2 jeniis transaksii, yaknii transaksii afiiliiasii dan/atau transaksii yang diilakukan antarpiihak yang tiidak memiiliikii hubungan iistiimewa tetapii piihak afiiliiasii darii salah satu atau kedua piihak yang bertransaksii tersebut menentukan lawan transaksii dan harga transaksii.

Dalam PMK 172/2023, telah diidefiiniisiikan secara tegas bahwa yang diimaksud dengan transaksii afiiliiasii adalah transaksii oleh wajiib pajak dengan piihak yang memiiliikii hubungan iistiimewa. Kriiteriia darii hubungan iistiimewa juga telah diijabarkan dalam Pasal 2 PMK 172/2023.

Namun, PMK 172/2023 tiidak memberiikan penjelasan lebiih lanjut mengenaii transaksii yang diilakukan antarpiihak yang tiidak memiiliikii hubungan iistiimewa tetapii piihak afiiliiasii darii salah satu atau kedua piihak yang bertransaksii tersebut menentukan lawan transaksii dan harga transaksii. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.