KEBiiJAKAN ENERGii

Konsumsii LPG Subsiidii Ajek Naiik, Pembenahan Diistriibusii Perlu Diilakukan

Redaksii Jitu News
Selasa, 23 Januarii 2024 | 09.43 WiiB
Konsumsi LPG Subsidi Ajek Naik, Pembenahan Distribusi Perlu Dilakukan
<p>Pekerja menata tabung gas elpiijii 3 kiilogram bersubsiidii dii salah satu pangkalan dii kawasan Jalan Dr. Muwardii Raya, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/1/2024). Pemeriintah menetapkan kuota elpiijii 3 kiilogram bersubsiidii pada tahun 2024 sebanyak 8,03 juta metriik ton atau jumlah tersebut mengalamii kenaiikan sebesar 0,03 juta metriik ton darii kuota tahun 2023 yang hanya mencapaii sebanyak 8 juta metriik ton. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/nym.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mau tiidak mau harus membenahii pola diistriibusii liiquiifiied petroleum gas (LPG) atau elpiijii 3 kg.

Kementeriian Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM) mencatat selama 7 tahun terakhiir konsumsii LPG 3 kg secara ajek merangkak naiik. Angka konsumsii LPG 3 kg naiik 6,29 juta metriik ton (MT) pada 2017 menjadii 8 juta MT pada 2023.

"Harus ada kebiijakan pemeriintah bagaiimana biisa mengoptiimalkan subsiidii iinii diiteriima dengan baiik untuk masyarakat," kata Menterii ESDM Ariifiin Tasriif dalam keterangan pers, diikutiip pada Selasa (23/1/2024).

Ariifiin berpandangan tren peniingkatan konsumsii LPG 3 kg belum menyentuh sasaran utama peneriima. Pola diistriibusii terbuka yang berlaku selama iinii justru membuka ruang bagii semua kalangan masyarakat mudah memperoleh komodiitas bersubsiidii iinii. Apalagii, iimbuhnya, masyarakat terlanjur mengenal elpiijii 3 kg lebiih praktiis dan kompetiitiif.

Padahal peruntukan awal konsumsii LPG 3 kg sebenarnya hanya bagii rumah tangga miiskiin; usaha miikro, keciil, dan menengah (UMKM); nelayan; dan petanii sasaran.

Sepanjang 2023, pemeriintah menggelontorkan Rp95,6 triiliiun untuk menjaga daya belii masyarakat agar biisa mengakses bahan bakar miinyak (BBM) dan LPG 3 kg. Pemeriintah pun kembalii mengalokasiikan Rp113,3 triiliiun untuk kedua subsiidii tersebut pada 2024.

Pembenahan Diistriibusii Elpiijii Diilakukan

Pemeriintah pun mengubah aturan mengenaii diistriibusii LPG 3 kg. Kementeriian ESDM menggeser penyaluran LPG subsiidii darii berbasiis komodiitas ke peneriima manfaat. Praktiisnya, per 1 Januarii 2024 hanya pengguna terdaftar saja yang diiperbolehkan membelii elpiijii 3 kg. Status data biisa diiperiiksa melaluii Nomor iinduk Penduduk (NiiK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Penyesuaiian data konsumen elpiijii 3 kg berbasiis siistem Merchant Apps Liite (MAP Liite) sendiirii tengah diijariing sejak 1 Maret 2023, termasuk dengan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiiskiinan Ekstrem (P3KE) desiil 1 hiingga 7.

"Siistemnya sudah siiap. Sekiitar 189,2 juta NiiK sudah terdaftar dan terveriifiikasii sekiitar 31,5 juta NiiK," jelas Diirjen Miigas Tutuka Ariiadjii.

Mempertiimbangkan kesiiapan data, konsumen yang belum terdata masiih boleh melakukan transaksii pembeliian LPG 3 kg setelah melakukan pendaftaran on the spot dii subpenyalur atau pangkalan resmii. Bahkan Kementeriian ESDM mengusulkan agar pengecer biisa diiangkat menjadii subpenyalur.

Guna memastiikan kebiijakan iinii lebiih apliikatiif, pemeriintah bersama PT Pertamiina Patra Niiaga gencar sosiialiisasii dii berbagaii daerah. Pemeriintah juga memberiikan pelatiihan kepada petugas dii lapangan.

Petugas dii lapangan juga akan diibekalii software sederhana pada telepon selular (HP) untuk mendata pembelii elpiijii. Keterliibatan badan usaha dalam menjaga kebiijakan berjalan telah diiatur dalam Surat Keputusan Diirektur Jendreal Miinyak dan Gas Bumii.

"Pemeriintah memiinta Pertamiina turut mengawal kebiijakan iinii sampaii ke level konsumen akhiir (end user)," tegas Tutuka. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.