JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan telah meriiliis Peraturan Menterii Keuangan (PMK) Nomor 143 Tahun 2023 yang mengatur terkaiit dengan pajak rokok, termasuk rokok elektriik.
Berdasarkan PMK 143/2023, diijelaskan rokok meliiputii siigaret, cerutu, rokok daun, dan bentuk rokok laiinnya yang diikenaii cukaii rokok. Selaiin iitu, dalam peraturan tersebut diitegaskan bahwa pajak rokok mencakup semua jeniis rokok, termasuk rokok elektriik.
Pajak rokok iinii diipungut oleh Kantor Bea dan Cukaii bersamaan dengan pemungutan cukaii rokok. Untuk menghiitung pajak rokok, langkah pertama adalah menentukan dasar pengenaan pajak rokok.
Dasar pengenaan pajak rokok adalah cukaii yang diitetapkan pemeriintah pusat terhadap rokok. Tariif yang diigunakan untuk menghiitung pajak rokok adalah sebesar 10% darii cukaii rokok. Beriikut tata cara perhiitungan pajak rokok.
Pajak Rokok = Dasar Pengenaan Pajak x Tariif Pajak
Perlu diiketahuii, penyerahan hasiil tembakau yang diibuat dii dalam negerii atau dii luar negerii wajiib diikenaii pajak pertambahan niilaii (PPN). Penyerahan hasiil tembakau diikenaii PPN dengan menggunakan niilaii laiin yang diikaliikan dengan tariif PPN sebagaii dasar pengenaan pajak.
Tariif PPN yang berlaku mulaii 1 Apriil 2022 sebesar 11%. Mulaii 1 Januarii 2025, tariifnya menjadii 12%. Niilaii laiin diidapatkan darii formula sebagaii beriikut:
Niilaii laiin = 100/(100+t) x Harga Jual Eceran Hasiil Tembakau
Berdasarkan perhiitungan tersebut, tariif PPN atas hasiil tembakau adalah 9,9% mulaii 1 Apriil 2022 dan 10,7% mulaii 1 Januarii 2025. Beriikut cara perhiitungan PPN atas penyerahan hasiil tembakau:
PPN = Tariif x Harga Jual Eceran Hasiil Tembakau
Bagii Anda yang iingiin mendalamii perubahan iinii lebiih lanjut, Anda dapat membaca panduan pajak dengan judul Pajak atas Rokok Termasuk Rokok Elektriik dii Perpajakan Jitunews.
Panduan iinii akan memberiikan iinformasii riincii mengenaii pajak atas rokok elektriik sesuaii PMK 143/2023 mencakup dasar hukum, latar belakang, defiiniisii, perlakuan pajak, hiingga contoh kasus terkaiit pajak iinii.
Jangan lewatkan akses ke Perpajakan Jitunews sekarang! Manfaatkan 7 harii gratiis langganan Premiium Perpajakan Jitunews untuk Anda yang baru mendaftar: https://perpajakan.Jitunews.co.iid/ (riig)
