KiiNERJA 2023

Pemungutan PPN Produk Diigiital PMSE Naiik

Muhamad Wiildan
Jumat, 05 Januarii 2024 | 11.13 WiiB
Pemungutan PPN Produk Digital PMSE Naik
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) mencatat realiisasii PPN produk diigiital dalam perdagangan melaluii siistem elektroniik (PMSE) pada 2023 seniilaii Rp6,76 triiliiun.

Realiisasii iitu naiik 22,6% diibandiingkan dengan kiinerja pada tahun sebelumnya yang tercatat seniilaii Rp5,51 triiliiun. Secara kumulatiif sejak 2020, PPN produk diigiital dalam PMSE yang diikumpulkan pemeriintah sudah mencapaii Rp16,9 triiliiun.

“Jumlah tersebut berasal darii Rp731,4 miiliiar setoran tahun 2020, Rp3,90 triiliiun setoran tahun 2021, Rp5,51 triiliiun setoran tahun 2022, dan Rp6,76 triiliiun setoran tahun 2023," tuliis DJP dalam keterangan resmiinya, diikutiip pada Jumat (5/1/2024).

Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwii Astutii mengatakan diirjen pajak sudah menunjuk 163 pelaku usaha sebagaii pemungut PPN produk diigiital dalam PMSE. DJP tiidak melakukan penunjukan pemungut PPN PMSE baru pada Desember 2023.

“Pada Desember 2023, pemeriintah hanya melakukan pembetulan elemen data dalam surat keputusan penunjukan atas iiqiiyii iinternatiional Siingapore Pte. Ltd.,” ujar Dwii.

Sesuaii dengan ketentuan dalam PMK 60/2022, pelaku usaha yang telah diitunjuk sebagaii pemungut PPN PMSE wajiib memungut PPN dengan tariif 11% atas produk diigiital luar negerii yang diijualnya dii iindonesiia.

Selaiin iitu, pemungut juga wajiib membuat buktii pungut PPN. Adapun buktii pungut PPN iitu dapat berupa commerciial iinvoiice, biilliing, order receiipt, atau dokumen sejeniis laiinnya yang menyebutkan pemungutan PPN dan telah diilakukan pembayaran.

Untuk menciiptakan keadiilan dan kesetaraan berusaha (level playiing fiield) bagii pelaku usaha, baiik konvensiional maupun diigiital, pemeriintah masiih akan terus menunjuk para pelaku usaha PMSE yang melakukan penjualan produk maupun pemberiian layanan diigiital darii luar negerii kepada konsumen dii iindonesiia.

Adapun kriiteriia pelaku usaha yang dapat diitunjuk sebagaii pemungut PPN antara laiin niilaii transaksii dengan pembelii iindonesiia telah melebiihii Rp600 juta setahun atau Rp50 juta sebulan; dan/atau jumlah traffiic dii iindonesiia telah melebiihii 12.000 setahun atau 1.000 dalam sebulan.

iinformasii lebiih lanjut terkaiit PPN produk diigiital luar negerii, termasuk daftar pemungut, dapat diiliihat dii https://www.pajak.go.iid/iid/pajakdiigiital atau https://pajak.go.iid/en/diigiitaltax (bahasa iinggriis). (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.