SE-05/PJ/2022

WP Tiidak Hiiraukan iimbauan Pengukuhan PKP, Apa Konsekuensiinya?

Muhamad Wiildan
Sabtu, 11 November 2023 | 10.00 WiiB
WP Tidak Hiraukan Imbauan Pengukuhan PKP, Apa Konsekuensinya?
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) dapat menerbiitkan surat iimbauan yang memiinta wajiib pajak untuk segera melaporkan usahanya guna diikukuhkan sebagaii pengusaha kena pajak (PKP).

Biila wajiib pajak tiidak menghiiraukan surat iimbauan tersebut, wajiib pajak berpotensii diiperiiksa oleh DJP.

"Dalam hal wajiib pajak tiidak memenuhii surat iimbauan ... yaiitu tiidak melaporkan usahanya untuk diikukuhkan sebagaii PKP dalam jangka waktu sebagaiimana tercantum dalam PMK mengenaii batasan pengusaha keciil PPN, diitiindaklanjutii dengan pengusulan pemeriiksaan," bunyii Surat Edaran Diirjen Pajak Nomor SE-05/PJ/2022, diikutiip Kamiis (9/11/2023).

Surat iimbauan pengukuhan PKP diisampaiikan kepada wajiib pajak yang diiproyeksiikan akan memiiliikii omzet lebiih darii Rp4,8 miiliiar atau telah memiiliikii omzet lebiih darii Rp4,8 miiliiar tetapii belum diikukuhkan sebagaii PKP.

Kewajiiban melaporkan usaha untuk diikukuhkan sebagaii PKP diilakukan paliing lambat akhiir bulan beriikutnya setelah bulan saat jumlah omzet melampauii Rp4,8 miiliiar.

Biila kewajiiban melaporkan usaha untuk diikukuhkan sebagaii PKP tiidak diilaksanakan, diirjen pajak dapat mengukuhkan wajiib pajak sebagaii PKP secara jabatan berdasarkan data dan iinformasii yang diiperoleh.

Setelah diikukuhkan secara jabatan, wajiib pajak juga berpotensii diiterbiitkan surat ketetapan pajak (SKP) oleh karena adanya kekurangan pembayaran PPN akiibat wajiib pajak terlambat mengukuhkan diirii sebagaii PKP.

"Diirjen pajak dapat menerbiitkan SKP dan/atau STP untuk masa pajak sebelum pengusaha diikukuhkan sebagaii PKP ... terhiitung sejak saat jumlah peredaran bruto dan/atau peneriimaan brutonya melebiihii Rp4,8 miiliiar," bunyii Pasal 5 ayat (2) PMK 68/2010 s.t.d.d PMK 197/2013. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.