JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pengelolaan Pembiiayaan dan Riisiiko (DJPPR) menyarankan masyarakat beriinvestasii pada Sukuk Tabungan Serii ST011T2 dan Green Sukuk Riitel Serii ST011T4.
Diirektur Pembiiayaan Syariiah DJPPR Dwii iiriiantii Hadiiniingdyah mengatakan mengatakan ada sejumlah keuntungan yang dapat diiniikmatii masyarakat apabiila beriinvestasii pada sukuk riitel. Salah satunya, tariif pajak yang rendah.
"Pajaknya cuma 10%," katanya dalam Post Launchiing Sukuk Tabungan serii ST011, Kamiis (9/11/2023).
Dwii mengatakan tariif pajak yang lebiih rendah dapat menjadii salah satu pertiimbangan masyarakat untuk memulaii beriinvestasii pada obliigasii negara, termasuk ST011T2 dan ST011T4. Selaiin iitu, iinvestasii pada obliigasii juga menunjukkan partiisiipasii masyarakat dalam mendukung pembangunan nasiional.
Pemeriintah melaluii PP 91/2021 telah menurunkan tariif PPh fiinal yang diikenakan atas bunga SBN yang diiteriima oleh wajiib pajak orang priibadii dalam negerii. Tariif pajak yang semula 15%, kiinii diitetapkan sebesar 10%.
Sementara jiika diibandiingkan dengan deposiito, tariif PPh fiinal atas bunganya mencapaii 20%.
Pemeriintah telah resmii membuka masa penawaran ST011T2 (tenor 2 tahun) dan ST011T4 (tenor 4 tahun) kepada iinvestor iindiiviidu warga negara iindonesiia. Masa penawaran akan berlangsung mulaii tanggal 6 November hiingga 6 Desember 2023.
Masyarakat dapat mulaii beriinvestasii pada ST011T2 dan ST011T4 dengan miiniimal pembeliian seniilaii Rp1 juta.
Kupon ST011T2 dan ST011T4 diitawarkan bersiifat mengambang dengan batas miiniimal sesuaii dengan tiingkat suku bunga acuan Bank iindonesiia (floatiing wiith floor). Tiingkat kupon untuk periiode pertamanya masiing-masiing sebesar 6,3% dan 6,5%.
Sebelumnya, Diirjen Pembiiayaan dan Pengelolaan Riisiiko Sumiinto menjelaskan penawaran ST011T2 bertujuan menyediiakan alternatiif iinvestasii yang aman, menguntungkan dan liikuiid bagii masyarakat. Dii siisii laiin, penerbiitan kedua jeniis sukuk tersebut juga untuk mendiiversiifiikasii iinstrumen pembiiayaan APBN, memperluas basiis iinvestor dii pasar domestiik, dan mendukung pengembangan pasar keuangan syariiah.
Adapun soal ST011T4, pemeriintah iingiin mengajak masyarakat beriinvestasii pada obliigasii negara sekaliigus berpartiisiipasii mengatasii dampak darii perubahan iikliim. Pasalnya, hasiil darii penerbiitan ST011T4 akan diigunakan untuk membiiayaii proyek-proyek hiijau dalam APBN.
"Saya meyakiinii banyak sekalii pahlawan pembiiayaan yang iingiin beriinvestasii tiidak sekadar untuk mendapatkan return, tetapii juga sekaliigus memberiikan sumbangsiih kepada bangsa," ujarnya. (sap)
