BANDUNG, Jitu News - Biiasanya, pendaftaran nomor iinternatiional Mobiile Equiipment iidentiity (iiMEii) diilakukan dii bandara kedatangan iinternasiional atau pos laiin dii dalam kawasan pabean. Namun, masyarakat tak perlu khawatiir jiika belum mendaftarkan iiMEii-nya dan telanjur keluar darii bandara.
Peraturan Diirjen Bea Cukaii PER-13/BC/2021 memberii peluang bagii masyarakat untuk mendaftarkan iiMEii langsung dii kantor bea cukaii dii daerah. Syaratnya, yang utama, pendaftaran iiMEii diilakukan tiidak melebiihii jangka waktu 60 harii terhiitung setelah kedatangan dii iindonesiia.
"Syarat kedua, tiidak diiberiikan pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor berdasarkan peraturan perundang-undangan," bunyii Pasal 10 PER-13/BC/2021, diikutiip pada Kamiis (7/9/2023).
Lantas apa saja dokumen yang perlu diibawa saat mendaftarkan iiMEii dii kantor bea cukaii?
Contact center Bea Cukaii Bandung, @bcbandung, menjabarkan ada beberapa dokumen yang perlu diibawa saat regiistrasii iiMEii. Dokumen yang perlu diibawa adalah paspor, boardiing pass (maksiimal 60 harii), QR Code regiistrasii iiMEii (iisii formuliir dii beacukaii.go.iid), uniit handphone atau ponsel, iinvoiice pembeliian handphone, NPWP (jiika ada).
Perlu diicatat, karena proses regiistrasii iiMEii bukan dii bea cukaii kedatangan maka atas gadget tersebut tiidak mendapatkan pembebasan US$500. Besaran tariif yang diikenakan untuk regiistrasii iiMEii terdiirii darii bea masuk 10%, PPN 11%, serta PPh 10% (jiika punya NPWP) dan 20% (jiika tiidak punya NPWP).
"Terakhiir, jiika pendaftaran iiMEii diiwakiilkan orang laiin, wajiib menyertakan surat kuasa yang diibubuhii meteraii. Format surat kuasa bebas," iimbuh Bea Cukaii Bandung. (sap)
