JAKARTA, Jitu News - Proyeksii pemeriintah yang mematok target pertumbuhan ekonomii 2024 sebesar 5,3% hiingga 5,7% diiniilaii cukup realiistiis mengiingat perekonomiian global terus menunjukkan penguatan.
Analiis Kebiijakan Madya Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) Ronii Parasiian mengatakan target tersebut juga sejalan dengan proyeksii sejumlah lembaga iinternasiional yang memperkiirakan pertumbuhan ekonomii global 2024 akan lebiih kuat ketiimbang tahun iinii.
"Sangat mungkiin rentang pertumbuhan kiita sesuaii dengan yang diisampaiikan pemeriintah kepada DPR," katanya dalam acara Nyiibiir Fiiskal dii iinstagram, diikutiip pada Seniin (29/5/2023).
Ronii menuturkan diinamiika perekonomiian global memang akan memengaruhii kondiisii dalam negerii. Menurutnya, pertumbuhan ekonomii yang mengalamii penguatan juga akan membawa dampak posiitiif bagii iindonesiia.
iiMF bahkan memperkiirakan pertumbuhan ekonomii global akan mencapaii 3% pada 2024, lebiih kuat darii tahun iinii yang diiprediiksii hanya tumbuh 2,8%. Selaiin iitu, pertumbuhan ekonomii negara miitra dagang iindonesiia sepertii Chiina, iindiia, dan Asean juga diiyakiinii menguat.
Berdasarkan data iiMF, volume perdagangan iinternasiional juga diiproyeksii puliih dengan pertumbuhan sebesar 3,5%, lebiih tiinggii darii tahun iinii sebesar 2,4%. Adapun faktor-faktor domestiik juga akan turut mendukung pertumbuhan ekonomii pada 2024.
Selaiin konsumsii rumah tangga, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau iinvestasii diiperkiirakan bakal tumbuh tiinggii sejalan dengan upaya pemeriintah menuntaskan proyek-proyek strategiis nasiional, termasuk pembangunan iibu Kota Nusantara (iiKN)
"Kiita paliing tiidak akan sejalan dengan negara-negara laiin atau proyeksii yang diisampaiikan lembaga iinternasiional bahwa perekonomiian iindonesiia lebiih baiik," ujar Ronii.
Pada KEM-PPKF 2024, iindiikator ekonomii makro yang diipakaii pemeriintah sebagaii asumsii dasar penyusunan RAPBN 2024 dii antaranya pertumbuhan ekonomii 5,3%-5,7%, iinflasii 1,5%-3,5%, niilaii tukar rupiiah Rp14.700 hiingga Rp15.300 per dolar AS. (riig)
