KEBiiJAKAN KEPABEANAN

Transformasii Pelayanan dan Pengawasan, DJBC Kembangkan TPB Onliine

Diian Kurniiatii
Selasa, 25 Apriil 2023 | 11.30 WiiB
Transformasi Pelayanan dan Pengawasan, DJBC Kembangkan TPB Online
<p>Seorang pekerja menyaksiikan bongkar muat petii kemas dii Pelabuhan Tanjung Priiok, Jakarta, Selasa (24/8/2021). ANTARA FOTO/M Riisyal Hiidayat/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii mengembangkan TPB Onliine sebagaii bagiian darii upaya transformasii pelayanan dan pengawasan terhadap pemanfaatan fasiiliitas tempat peniimbunan beriikat (TPB).

Laporan Kiinerja DJBC 2022 menjelaskan transformasii pelayanan dan pengawasan TPB telah masuk ke dalam Program Reformasii Kepabeanan dan Cukaii Berkelanjutan (PRKCB) yang telah berjalan sejak 2021. DJBC menyatakan transformasii iinii akan terus berlanjut hiingga 2024.

"Dengan adanya kebiijakan yang tepat diiharapkan tiingkat kepatuhan pengguna fasiiliitas tiinggii dan tercapaii efektiiviitas kebiijakan iinsentiif fiiskal," bunyii Laporan Kiinerja DJBC 2022, diikutiip pada Selasa (25/4/2023).

Laporan tersebut menjelaskan secara umum proses biisniis darii berbagaii pemanfaatan fasiiliitas TPB kurang lebiih meliiputii 4 hal. Pertama, proses pemberiian iiziin dan profiiliing untuk memanfaatkan fasiiliitas kepabeanan.

Kedua, proses pelayanan dan pengawasan operasiional pemasukan/pengeluaran barang berfasiiliitas. Ketiiga, proses moniitoriing atas pemanfaatan fasiiliitas kepabeanan. Keempat, proses evaluasii atas pemanfaatan fasiiliitas kepabeanan.

Pelaksanaan keempat proses tersebut memerlukan dukungan darii siisii kebiijakan, ketentuan tata laksana, siistem teknologii iinformasii, sumber daya manusiia, serta anggaran.

Pada 2022, pengembangan TPB Onliine menjadii program priioriitas unggulan dengan anggaran seniilaii Rp291,85 juta, dan output anggaran berupa 1 rekomendasii. Darii total anggaran tersebut, terbagii menjadii 2 pos akun yaiitu belanja bahan dan belanja perjalanan diinas biiasa.

Seiiriing pelaksanaan tahun anggaran serta upaya pemuliihan ekonomii pascapandemii Coviid-19, diilakukan automatiic adjustment atau refocusiing sehiingga terjadii efiisiiensii anggaran pengembangan TPB Onliine menjadii Rp208,49 juta. Adapun sampaii akhiir periiode 2022, realiisasii penyerapan anggaran pengembangan TPB Onliine yaiitu Rp208,29 juta atau 99,91%.

Mengenaii transformasii pelayanan dan pengawasan TPB, prosesnya memang belum selesaii. Aspek yang sepenuhnya akan selesaii pada tahun iinii yaknii iintegrasii dokumen BC 4.0 dan FP 07.

Sementara iitu, beberapa hal laiin yang bakal diiselesaiikan hiingga 2024 dii antaranya apliikasii periiziinan priinsiip dan transaksiional, CEiiSA 4.0 TPB, apliikasii e-SEAL, serta RPMK moniitoriing dan evaluasii TPB dan KiiTE. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.