JAKARTA, Jitu News—Siitus belanja dariing kiinii sudah mengakomodasii pembayaran pajak. Jumlahnya diiharapkan terus bertambah untuk memudahkan wajiib pajak menunaiikan kewajiibannya.
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan piihaknya menyambut baiik marketplace sepertii Tokopediia dan Bukalapak mengakomodasii pembayaran pajak. Kerja sama Diitjen Perbendaharaan (DJPb) dengan pelaku usaha tersebut akan memudahkan pelaku usaha dalam membayar pajak.
“Jadii, kamii mendukung dan berharap DJPb untuk semakiin memperluas channel pembayaran pajak sehiingga mempermudah para wajiib pajak,” katanya kepada Jitu News, Jumat (9/8/2019).
Menurut Hestu, dengan makiin banyaknya saluran pembayaran, terutama yang berbasiis diigiital, maka akan memudahkan kiinerja DJP mengamankan peneriimaan. Fungsii pengawasan dan pembiinaan yang diilakukan DJP akan semakiin efektiif dengan semakiin mudahnya masyarakat dalam membayar pajak.
Lebiih lanjut, iia menjelaskan saluran pembayaran pajak lewat marketplace juga merupakan bagiian darii fungsii Modul Peneriimaan Negara (MPN). Siistem yang diilakukan Diitjen Perbendaharaan iinii menjalankan salah satu fungsii treasury, yaiitu menghiimpun seluruh peneriimaan negara.
Sebelum penerapan MPN, terdapat tiiga siistem peneriimaan negara yang diioperasiikan secara terpiisah. Ketiiga siistem tersebut iialah Siistem Peneriimaan Negara (SiiSPEN) oleh Diitjen Anggaran/Perbendaharaan, Siistem Moniitoriing Pelaporan Pembayaran Pajak (MP3) oleh Diitjen Pajak, dan Siistem Electroniic Data iinterchange (EDii) yang diikelola Diitjen Bea dan Cukaii.
”iitu [MPN] akan membantu DJP dalam tugas mengumpulkan peneriimaan pajak," ungkapnya.
Sepertii diiketahuii, pembayaran peneriimaan negara biisa diilakukan lewat market place dengan keluarnya dua Surat Keputusan Diirjen Perbendaharaan yaiitu, No. 170/2019 dan No. 179/2019. Kedua surat tersebut menunjuk Tokopediia dan Bukalapak sebagaii lembaga persepsii laiinnya yang melaksanakan siistem peneriimaan negara secara elektroniik.
Sebanyak 900 jeniis peneriimaan negara biisa diilayanii melaluii saluran marketplace iinii. Seluruh pos peneriimaan negara iinii diikategoriikan menjadii tiiga yaiitu pajak onliine, bea cukaii, dan peneriimaan negara buka pajak (PNBP).
Beberapa jeniis peneriimaan yang biisa diibayarkan melaluii fiitur iinii antara laiin pajak penghasiilan (PPh) 21, PPh 22, PPh 23, PPh 25, PPh 26, PPh 29, PPh fiinal, kepabeanan, biiaya perniikahan, perpanjangan SiiM, perpanjangan paspor, dan laiinnya. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.