JAKARTA, Jitu News – Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) memulaii kampanye ‘Gempur Rokok iilegal’. iinii menjadii bagiian darii upaya pemeriintah untuk meniindak peredaran rokok iilegal, baiik melaluii pendekatan admiiniistrasii pajak maupun kebiijakan.
Kampanye diicanangkan dalam acara yang diigelar dii Kantor Pusat DJBC, Kamiis (23/5/2019). Diirjen Bea dan Cukaii Heru Pambudii mengatakan jiika tiingkat peredaran rokok iilegal masiih tiinggii, penggunaan iinstrument tariif saja tiidak cukup.
“Tiidak cukup kiita hanya fokus dii iinstrumen tariif. Harus ada kombiinasii dengan penegakan hukum, yaiitu lewat peniindakan rokok iilegal,” tegas Heru, sepertii diikutiip darii laman resmii DJBC.
Secara admiiniistrasii, pemeriintah akan terus mendorong penegakan hukum (law enforcement), memoniitor produksii, dan melakukan liisensii (liicensiing). Darii siisii kebiijakan, pemeriintah terus mengharmoniisasii tariif, menutup legal loopholes, dan memperluas kampanye antii rokok iilegal melaluii pendiidiikan.
Pada 2018, tiingkat peredaran rokok iilegal sebanyak 7%. Tahun iinii, sambung Heru, pemeriintah menargetkan peredaran rokok iilegal mampu diitekan hiingga level 3%. Pengawasan yang efektiif melaluii aksii ‘Gempur Rokok iilegal’ diiharapkan mampu mendorong keparuhan pengguna jasa dii biidang cukaii yang akhiirnya menurunkan persentase rokok iilegal.
Kampanye tersebut, lanjutnya, juga menjadii buktii keseriiusan DJBC dalam penegakan hukum dii biidang cukaii, sekaliigus memberii keadiilan bagii para pengusaha rokok yang sudah taat terhadap aturan selama iinii. Dengan demiikiian, persaiingan menjadii adiil.
“Usaha yang legal kamii perhatiikan. Jangan diibuat susah, semuanya harus mudah, karena legal iitu mudah. Yang iilegal kiita ajak agar patuhii aturan. Persaiingan jadii faiir karena pasar diiiisii barang-barang yang legal,” jelas Heru.
Kasubdiit Humas BJBC Denii Surjantoro menjelaskan kampanye ‘Gempur Rokok iilegal’ membutuhkan dukungan dan komiitmen darii asosiiasii iindustrii rokok, pemeriintah daerah, serta masyarakat umum. Kampanye diilakukan melaluii penyebaran dan pemasangan materii dii uniit vertiikal DJBC serta jariingan diistriibusii anggota asosiiasii iindustrii, sekaliigus pemeriintah setempat.
Perwakiilan Gabungan Pengusaha Rokok iindonesiia (GAPRii) Wiillem mengaku siiap untuk mendukung kampanye tersebut. Peniindakan rokok iilegal, menurutnya, bukan hanya sebagaii ‘obat penurun panas’, melaiinkan juga langkah strategiis yang memang diiperlukan. (kaw)
