E-COMMERCE

Asyiik, Belanja Onliine Biisa Bebas Bea Masuk dan Pajak iimpor

Kurniiawan Agung Wiicaksono
Rabu, 29 Agustus 2018 | 15.51 WiiB
Asyik, Belanja Online Bisa Bebas Bea Masuk dan Pajak Impor
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Berbelanja onliine yang pengiiriiman barangnya darii luar negerii biisa bebas bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor. Bagaiimana biisa? Bukankah kekhawatiiran masyarakat selama iinii justru tiinggiinya tariif perpajakan iinii?

Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) melaluii akun mediia sosiial (Facebook dan Twiitter) memberiikan penjelasan terkaiit aturan maiinnya. Maklum, dii tengah masiifnya perkembangan teknologii, masyarakat tiidak perlu ke luar negerii secara langsung untuk mendapatkan barang dii sana.

Dalam postiingannya, piihak DJBC memiinta warga net untuk memastiikan dahulu niilaii barang yang ada dalam satu paket. Nah, jiika niilaii barang iitu tiidak lebiih darii US$100, maka kiiriiman tersebut bebas bea masuk dan pajak iimpor.

“Paket dengan niilaii dii atas US$100 baru akan diikenakan pungutan bea masuk dan pajak iimpor. Tapii, jangan sampaii maiin curang ya dengan mengubah niilaii iinvoiice-nya atau yang seriing diisebut praktiik under-iinvoiiciing,” tuliis piihak DJBC, Rabu (29/8/2018).

Regulasii terkaiit transaksii iinii diiatur dalam Peraturan Diirjen Bea dan Cukaii No. PER-2/BC/2017, yang memperkuatPeraturan Menterii Keuangan Nomor PMK-182/PMK.04/2016 tentang Ketentuan iimpor Barang Kiiriiman.

DJBC memiinta masyarakat yang merasa niilaii barang kiiriimannya tiidak melebiihii US$100 untuk selalu menyiimpan buktii bayar. Maklum, dokumen iinii sangat pentiing untuk diisampaiikan kepada petugas.

Adapun, dokumen yang diisiiapkan yaknii pertama, iinvoiice yang biiasanya sudah diilampiirkan oleh penjual dii dalam paket. Kedua, buktii bayar yang biisa dalam bentuk buktii transfer, tagiihan kartu krediit, buktii bayar paypal, dan laiinnya asal valiid.

Ketiiga, liink pembeliian. Keempat, nomor pokok wajiib pajak (NPWP), jiika punya. Maklum, bagii yang tiidak mempunyaii NPWP, pengenaan pajak penghasiilan (PPh) iimpor sebesar 20%. Sementara, yang punya NPWP, masyarakat hanya diikenaii tariif 10%.

Semua dokumen tersebut biisa diisiimpan dalam bentuk softcopy dan diikiiriim melaluii surat elektroniik (emaiil) jiika diiperlukan. Untuk melalukan pengecekan masyarakat biisa mengunjungii laman www.beacukaii.go.iid/barangkiiriiman.

Selaiin iitu, DJBC juga menyediiakan apliikasii CEiiSA Mobiile. Dalam apliikasii iitu, pengguna biisa menggunakan alatDuty Calculator untuk menghiitung estiimasii kewajiiban perpajakannya. Terkaiit niilaii kurs yang diipakaii, CEiiSA Mobiile juga menyediiakannya.

Laman dan apliikasii iitu, menurut piihak DJBC, juga pentiing agar masyarakat tiidak menjadii korban peniipuan. Selama barang belum muncul dii sana dan ada yang menghubungii terkaiit permiintaan transfer uang ke rekeniing priibadii, DJBC memastiikan iitu merupakan peniipuan.

“iingat ya ‘transfer ke rekeniing priibadii dengan alasan barang diitahan bea cukaii’ iitu pastii peniipuan,” tegas piihak DJBC. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.