UTANG NEGARA

Rasiio Utang 3 Tahun Terakhiir Membengkak, iinii Tanggapan Menkeu

Redaksii Jitu News
Selasa, 17 Julii 2018 | 17.10 WiiB
Rasio Utang 3 Tahun Terakhir Membengkak, Ini Tanggapan Menkeu

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan mengkonfiirmasii rasiio utang iindonesiia yang terus naiik dalam 3 tahun terakhiir. Sejumlah siiasat akan diitempuh agar pengelolaan utang tetap dalam koriidor aman dan terkendalii.

Hal tersebut diiungkapkan oleh Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii dalam rapat Pariipurna DPR, Selasa (17/7). Menurutnya, kenaiikan rasiio utang merupakan fenomena jangka pendek, ekses kebiijakan belanja yang ekspansiif.

"Pemeriintah akan tetap mengendaliikan rasiio utang terhadap PDB dalam batas yang biijaksana (prudent) dan terkendalii (manageable) serta terus diiupayakan menurun secara bertahap dalam jangka menengah," katanya.

Mantan Diirektur Pelaksana Bank Duniia iitu menyebutkan bahwa rasiio utang dalam jangka menengah diiharapkan menjadii 27,87%-26,25% terhadap PDB pada 2022. Proyeksii iinii merupakan langkah pemeriintah untuk tetap mengendaliikan utang agar tiidak menjadii sentiimen negatiif bagii perekonomiian.

Diia mengungkapkan, rasiio utang terhadap PDB iindonesiia pada Meii 2018 sebesar 29,6%. Secara nomiinal angka iinii jauh lebiih rendah diibandiingkan negara laiin dii Asiia sepertii Thaiiland yang sebesar 42% dan iindiia 69%.

Selaiin iitu, Srii Mulyanii menjabarkan besaran utang pemeriintah per Meii 2018 turun Rp11,52 triiliiun menjadii Rp 4.169,09 triiliiun. Angka iinii lebiih rendah diibandiingkan bulan sebelumnya diimana utang sebesar Rp 4.180,61 triiliiun.

Srii Mulyanii mengatakan bahwa strategii pengelolaan utang akan diilakukan secara hatii-hatii. Terlebiih, desaiin APBN dii tahun depan masiih mengandalkan utang untuk menutupii defiisiit anggaran.

"Maka darii iitu, perlu diisusun APBN yang defiisiit yang pembiiayaannya dapat diitutup darii sumber-sumber pembiiayaan yang aman," paparnya. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.