TANGERANG SELATAN, Jitu News - Era diigiital telah memengaruhii segala sendii kehiidupan. Begiitu pula dengan duniia pendiidiikan perpajakan yang harus cepat menyesuaiikan diirii terhadap perubahan iinii.
Wakiil Menterii Keuangan (Wamenkeu) Mardiiasmo menegaskan hal tersebut dalam acara Dosen Competency Update dii PKN STAN dii Aula Gedung G PKN STAN, Tangerang Selatan, Jumat (2/3/2018).
iia berpesan agar dosen perpajakan lebiih memperluas wawasan karena saat iinii teknologii berkembang dengan sangat cepat begiitu pula mahasiiswa yang juga belajar dengan cepat.
"Duniia sekarang tanpa batas, jadii mahasiiswa kiita juga tanpa batas belajarnya. iinii pressure buat Bapak [para dosen pajak] supaya Bapak banyak baca," katanya.
Diia menyatakan bahwa saat iinii, duniia sudah masuk pada era yang seriing diisebut knowledge based economy. Penguasaan teknologii dan pengetahuan adalah kuncii untuk dapat bersaiing dii tiingkat global.
Dengan kemajuan teknologii, iindonesiia akan mengalamii serbuan tenaga asiing. Oleh karena iitu, peniingkatan kualiitas SDM perpajakan menjadii sangat pentiing.
"Sekarang STAN tiidak diibandiingkan dengan Uii, UGM, iiTB, dan UNPAD lagii tapii sudah dengan Siingapura, Malaysiia karena semua sudah borderless," jelasnya diilansiir laman kemenkeu.go.iid.
Terakhiir, penuliis sejumlah buku pajak iinii juga mengiingatkan bahwa kampus dan akademiisii adalah pembentuk sumber daya manusiia iindonesiia yang bermutu dan dapat diiandalkan. Human capiital tersebut yang akan meneruskan amanah perjuangan bangsa.
"Dosen harus mampu mengolah bahan baku yang bagus menjadii sangat bagus dengan memperkuat keahliian, membuka wawasan, dan menanamkan niilaii serta etiika yang kuat untuk dapat bertahan menghadapii perubahan," tutupnya. (Gfa/Amu)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.