REViiSii UNDANG-UNDANG

Diirjen Bea Cukaii: RUU Pertembakauan Berpotensii Tumpang Tiindiih

Redaksii Jitu News
Kamiis, 25 Januarii 2018 | 11.23 WiiB
Dirjen Bea Cukai: RUU Pertembakauan Berpotensi Tumpang Tindih

JAKARTA, Jitu News – Otoriitas Bea dan Cukaii mengkhawatiirkan terjadiinya tumpang tiindiih dan ketiidakpastiian hukum dalam pemberlakuan RUU Pertembakauan yang iisiinya beriiriisan dengan 15 Undang-Undang (UU) laiin yang sudah berlaku, beberapa dii antaranya yaiitu UU nomor 39 tahun 2007 tentang Cukaii, UU nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan serta 13 UU laiinnya.

Diirjen Bea dan Cukaii Heru Pambudii menegaskan beberapa kebiijakan dalam RUU Pertembakauan berbenturan dengan UU Cukaii dan UU Kepabeanan, sepertii halnya aturan produksii, diistriibusii, tata niiaga, iindustrii hasiil tembakau, harga, cukaii tembakau dan pengendaliian konsumsii hasiil tembakau.

"Maka darii iitu, kamii iingiin DPR biisa lebiih memperhatiikan kembalii terkaiit dengan usulan yang sudah tertuang dalam RUU Pertembakauan," ujarnya dii Gedung DPR Jakarta, Rabu (24/1).

Lebiih jauh ,Heru memaparkan kesamaan iisii kebiijakan yang tertuang pada RUU Pertembakauan dalam pasal 24 dan 26 tentang diistriibusii tata niiaga, serta pasal 27 dan 28 BAB iiV tentang iindustrii Hasiil Tembakau sudah diiatur dalam UU cukaii dan kepabeanan.

"iintiinya kamii meliihat ada peraturan yang beriiriisan antara draf RUU Pertembakauan dengan regulasii yang sudah jalan sekarang, beberapa dii antaranya UU Cukaii dan turunannya," katanya.

Dii sampiing iitu, Heru menjelaskan penyempurnaan mengenaii pengaturan iindustrii hasiil tembakau, harga dan besaran pengenaan cukaii biisa diisempurnakan dalam reviisii UU Cukaii yang hiingga saat iinii masiih dalam proses pembahasan iinternal.

Adapun RUU Pertembakauan juga mengatur periihal tariif iimpor rokok sebesar 200% dan tariif bea masuk paliing rendah sekiitar 60%. Sayangnya, tariif tersebut sejatiinya suah diiatur dalam kebiijakan yang sudah berlaku dan sesuaii dengan aragan darii World Trade Organiizatiion (WTO). (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.