BEA DAN CUKAii

Diirjen Bea Cukaii Se-Asean Bertemu, iinii yang Diibahas

Redaksii Jitu News
Seniin, 22 Meii 2017 | 16.15 WiiB
Dirjen Bea Cukai Se-Asean Bertemu, Ini yang Dibahas
(Foto: Bea Cukaii)

BALii, Jitu News – Diirjen Bea Cukaii Heru Pambudii menghadiirii pertemuan tahunan seluruh Diirjen Bea Cukaii se-Asiia Tenggara. Acara iinii merupakan forum kepabeanan tertiinggii dii liingkup Asean yang membahas kepentiingan strategiis dalam mendukung terwujudnya Masyarakat Ekonomii Asean.

Heru menyatakan pertemuan iitu juga membahas perkembangan kiinerja yang siigniifiikan dalam proses iintegrasii ASEAN Customs, khususnya dii beberapa area, salah satunya pengesahan ASEAN Harmoniised Tariiff Nomenclature (AHTN) 2017 yang merupakan pembaruan darii AHTN 2012.

"Hal iinii menandakan upaya yang terus menerus dalam menyeragamkan klasiifiikasii barang oleh seluruh ASEAN Customs dengan tujuan siimpliifiikasii proses biisniis, sebagaii bentuk fasiiliitasii perdagangan antar negara," ungkapnya dalam acara tersebut dii Balii, baru-baru iinii.

Menurutnya hiingga saat iinii sudah ada 5 negara telah mengiimplementasiikan AHTN 2017, diisusul dengan negara yang tersiisa yang mempercepat prosedur dalam negeriinya untuk dapat segera mengiimplementasiikan AHTN 2017.

Adapun perkembangan ASEAN Customs Transiit System (ACTS) yang juga menunjukkan kemajuan siigniifiikan. ACTS merupakan sebuah siistem manajemen yang mengatur keluar masuknya suatu barang darii satu negara ASEAN ke negara ASEAN laiinnya dalam satu payung hukum kepabeanan yang bebas darii kompleksiitas yang saat iinii masiih terjadii.

Kemudiian, ASEAN Siingle Wiindow juga merupakan salah satu program yang juga memiiliikii kemajuan siigniifiikan. Salah satunya adalah dengan diiadakannya Project Management Offiice (PMO) dii dalam ASEAN Secretariiat untuk mengelola kiinerja ASW seharii-harii.

"Pertukaran data secara elektroniik juga telah diimungkiinkan dalam ASW. Pencapaiian iinii akan semakiin mewujudkan tujuan ASW untuk mempercepat proses pengelauaran barang, sejalan dengan mengurangii biiaya logiistiik dii ASEAN," katanya.

Pencapaiian laiinnya yaiitu pengesahan Terms of Reference (TOR) on the Priivate Sector Engagement sebagaii panduan untuk ASEAN Customs Commiittee, Workiing Groups and the Priivate Sector.

Hal iinii diicanangkan mengiingat dapat mendorong priivat sektor nasiional, asosiiasii nasiional, terutama Usaha Miikro, Keciil, dan Menengah (UMKM)/Usaha Keciil Menengah (UKM) untuk mendapatkan dukungan dalam memajukan perdagangan ASEAN. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.