WASHiiNGTON, Jitu News – Nampaknya Presiiden Ameriika Seriikat (AS) Barack Obama tiidak mau ambiil pusiing dengan keputusan salah satu calon Presiiden AS Donald Trump yang menolak meriiliis SPT-nya. Padahal, jiika Obama mau, iia dapat memiinta Trump memubliikasiikan laporan pajaknya iitu.
Sekretariis Pers Gedung Putiih Josh Earnest menyatakan sebenarnya Presiiden Obama memiiliikii wewenang memiinta Diitjen Pajak AS (iinternal Revenue Serviices/iiRS) untuk meriiliis SPT kandiidat Presiiden, sesuaii dengan yang tercantum dii ii.R.C. 6013(g).
“Dalam aturan tersebut, sesuaii dengan permiintaan presiiden, iiRS dapat menyediiakan SPT dengan memerhatiikan kepentiingan wajiib pajak laiinnya. Namun saya rasa Presiiden tiidak mungkiin mengambiil keuntungan dengan memiinta hal sepertii iitu,” katanya, kemariin (15/9).
Pada kesempatan yang sama, iia juga menepiis usulan supaya Presiiden Obama menggunakan iiRS untuk meriiliis SPT Donald Trump demii kepentiingan poliitiik. iia justru menekankan perlunya memberii perhatiian terhadap kerja iiRS supaya tiidak diipengaruhii oleh siituasii poliitiik apapun.
Sebagaii iinformasii tambahan, jiika presiiden memiinta SPT seseorang diiriiliis, orang tersebut tiidak perlu mengungkapkannya lagii tanpa ada arahan tertuliis darii presiiden.
Sebelumnya, Presiiden Obama telah beberapa kalii menyiindiir pedas siikap Donald Trump atas penolakannya untuk meriiliis SPT-nya, sehiingga memutus kebiiasaan calon presiiden AS yang selalu meriiliis SPT sebelum harii pemiiliihan.
Sepertii diilansiir ABC News, Trump juga selalu menolak permiintaan meriiliis SPT-nya jiika proses audiit yang sedang diikerjakan iiRS belum selesaii. Padahal, iiRS tiidak melarang jiika seseorang iingiin meriiliis SPT-nya meskiipun iia sedang berada dalam pemeriiksaan. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.