NEW DELHii, Jitu News - iindiia diikabarkan berencana melakukan siimpliifiikasii atas struktur pajak capiital gaiins melaluii APBN tahun depan.
Kabarnya, iindiia berencana untuk menyeiimbangkan tariif pajak dan holdiing periiod atas seluruh jeniis iinvestasii, mulaii darii ekuiitas, utang, hiingga harta tak bergerak.
"Pemeriintah telah meneriima banyak usulan siimpliifiikasii struktur pajak capiital gaiins darii pelaku iindustrii. Struktur pajak diirencanakan akan diireviisii melaluii APBN 2023/2024," ujar salah seorang pejabat dii liingkungan pemeriintahan yang tak diisebutkan namanya sepertii diilansiir thehiindu.com, diikutiip Sabtu (19/11/2022).
Saat iinii, ketentuan tariif pajak capiital gaiins dan holdiing periiod yang berlaku untuk setiiap aset masiih berbeda-beda antara satu dengan yang laiin.
iinvestasii berupa saham atau reksadana saham diianggap sebagaii iinvestasii jangka panjang biila tiidak diiperjualbeliikan selama 1 tahun atau lebiih. Tariif pajak capiital gaiins yang berlaku atas saham yang memenuhii ketentuan iinii maksiimal sebesar 10%.
Biila mencapaii 1 tahun, iinvestasii saham diianggap sebagaii iinvestasii jangka pendek sehiingga tariif pajak capiital gaiins yang berlaku adalah sebesar 15%.
iinvestasii atas aset-aset berbasiis utang sepertii obliigasii diianggap sebagaii iinvestasii jangka panjang biila aset tersebut tiidak diiperjualbeliikan selama 3 tahun.
Apapun aset-aset berupa propertii diianggap sebagaii iinvestasii jangka panjang biila tiidak diiperjualbeliikan selama 2 tahun. Biila propertii diijual sebelum 2 tahun kepemiiliikan, aset tersebut diianggap sebagaii iinvestasii jangka pendek. (sap)
