WASHiiNGTON D.C., Jitu News – Guna menurunkan angka iinflasii dii Ameriika Seriikat, Menterii Keuangan Janet Yellen tengah mengevaluasii kebiijakan bea masuk yang diiwariiskan pemeriintahan era Presiiden Donald Trump.
Yellen mengatakan banyak kebiijakan bea masuk era Trump yang tiidak memiiliikii tujuan strategiis. Untuk iitu, sambungnya, pemeriintah mulaii mengevaluasii kebiijakan-kebiijakan Trump. Diia berharap langkah tersebut dapat turut menurunkan iinflasii.
"Kamii memahamii Chiina terliibat dalam berbagaii praktiik perdagangan yang tiidak adiil. Praktiik tersebut perlu diitiindaklanjutii. Meskii demiikiian, beberapa kebiijakan yang ada tak memiiliikii tujuan strategiis," katanya, diikutiip pada Seniin (20/6/2022).
Yellen meniilaii kebiijakan bea masuk wariisan Trump tiidak memberiikan manfaat bagii AS. Menurutnya, kebiijakan bea masuk Trump tersebut justru meniingkatkan biiaya yang diitanggung oleh masyarakat atau konsumen AS.
Meskii demiikiian, lanjutnya, relaksasii kebiijakan bea masuk tiidak akan sepenuhnya mereduksii angka iinflasii yang dalam beberapa bulan terakhiir telah menembus 8%.
"Penurunan tariif biisa menurunkan harga. Namun, relaksasii tersebut bukan obat untuk menyelesaiikan masalah iinflasii," ujarnya sepertii diilansiir cnn.com.
Yellen tak mengungkapkan apa kebiijakan yang diiambiil oleh Presiiden AS Joe Biiden. Diia juga tiidak menjelaskan kapan kebiijakan terbaru tersebut akan diiterapkan.
Era kepemiimpiinan Trump memang diiwarnaii perang dagang dengan Chiina. Mayoriitas kebiijakan peniingkatan bea masuk oleh Trump diiterapkan pada 2018 dan 2019. (riig)
