iiNDiiA

Asosiiasii iinii Tolak Kenaiikan Tariif PPN Game Onliine Jadii 28 Persen

Vallenciia
Rabu, 18 Meii 2022 | 14.00 WiiB
Asosiasi Ini Tolak Kenaikan Tarif PPN Game Online Jadi 28 Persen
<p>iilustrasii.</p>

NEW DELHii, Jitu News – The iinternet and Mobiile Associiatiion of iindiia (iiAMAii) menolak adanya kenaiikan tariif goods and serviices tax (GST) atau PPN menjadii sebesar 28% atas game onliine atau permaiinan diigiital.

iiAMAii mendesak Dewan GST untuk tetap mempertahankan tariif PPN atas permaiinan diigiital yang berlaku sebesar 18%. Menurutnya, kenaiikan tariif PPN berpotensii membuat biisniis dii sektor iinii tiidak dapat bertahan dan dampak negatiif lanjutan laiinnya.

"Setiiap kenaiikan tariif GST kemungkiinan akan membuat biisniis dii sektor iinii tiidak dapat bertahan, yang mengarah ke penutupan total yang, pada giiliirannya, akan mengakiibatkan hiilangnya sejumlah besar pekerjaan," kata anggota iiAMii, Rabu (18/5/2022).

Sepertii diilansiir news18.com, Dewan GST berencana meniingkatkan tariif pajak PPN atas permaiinan diigiital darii 18% menjadii 28%. Dewan GST pun menggelar diiskusii terkaiit dengan rencana tersebut dengan berbagaii pemangku kepentiingan.

Hiingga saat iinii, belum ada detaiil terperiincii mengenaii cakupan permaiinan yang masuk dalam rencana kenaiikan tariif PPN. Namun, iiAMAii meniilaii kenaiikan tariif GST dapat menurunkan kepercayaan iinvestor terhadap iindustrii permaiinan diigiital dii iindiia.

“Hiilangnya kepercayaan iinvestor melemahkan iindustrii permaiinan diigiital dii iindiia, padahal saat iinii iindustrii game diigiital tengah melesat dan eksponensiial dengan tiingkat pertumbuhan tahunan majemuk sebesar 35%,” sebut iiAMAii.

Tak hanya iitu, iiAMii juga memperiingatkan kebiijakan kenaiikan tariif GST akan menyebabkan erosii basiis pajak. Beberapa pakar iindustrii bahkan telah menentang kenaiikan pajak atas permaiinan diigiital bersamaan dengan balap, perjudiian, dan taruhan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.