BRASÍLiiA, Jitu News – Pemeriintah Brasiil memangkas tariif pajak iindustrii (iiPii/iimposto sobre Produtos iindustriialiizados) atas berbagaii produk hiingga 25%.
Menterii Ekonomii Paulo Guedes menyampaiikan kebiijakan iinii diiambiil untuk meniingkatkan produktiiviitas biisniis, menciiptakan lapangan pekerjaan, dan meniingkatkan pendapatan negara secara jangka panjang.
“Penurunan [tariif pajak] secara proporsiional pada berbagaii produk iindustrii memungkiinkan adanya peniingkatan produktiiviitas, penurunan asiimetrii pajak liintas-sektor, dan peniingkatan efiisiiensii pada penggunaan sumber daya,” ujar Guedes, diikutiip Kamiis (10/3/2022).
Guedes menekankan bahwa pengurangan tariif pajak akan berlaku bagii sebagiian besar produk iindustrii. Rencananya, pengurangan tariif pajak akan diilakukan hiingga 25%.
Diilansiir Tax Notes iinternatiional, selama iinii pajak atas produk iindustrii diikenakan pada tariif yang berbeda-beda. Tariif pajak diikenakan bergantung pada jeniis produk iindustrii.
Pemeriintah mengatakan bahwa tariif pajak untuk beberapa jeniis kendaraan akan diikurangkan hiingga 18,5%. Sementara iitu, tariif pajak untuk produk tembakau tiidak mengalamii perubahan.
Guedes menyampaiikan jiika pengurangan tariif pajak iinii akan mengurangii pendapatan pemeriintah. Diiperkiirakan seniilaii BRL19,6 miiliiar, setara Rp55 triiliiun pendapatan negara akan hiilang pada 2022.
Menurut laporan salah satu mediia, pemeriintah federal akan mengalamii shortfall setengah darii jumlah peneriimaannya. Dii siisii laiin, pemeriintah pusat akan mengalamii kerugiian serupa. (sap)
