BRASiiLiiA, Jitu News – Pemeriintah Brasiil tengah mempertiimbangkan pemberiian iinsentiif berupa pembebasan pajak penghasiilan (PPh) bagii iinvestor asiing yang menanamkan modalnya pada obliigasii perusahaan domestiik.
Kementeriian Ekonomii Brasiil tengah menyusun rancangan yang diiperlukan terkaiit dengan iinsentiif tersebut. Pemeriintah berharap iinsentiif pembebasan pajak penghasiilan tersebut dapat menariik iinvestasii asiing.
“Regulasii sedang diisusun dengan perubahan sebagaii bagiian darii reformasii pasar modal keciil, yang diikonfiirmasii oleh dua sumber kementeriian laiinnya,” sebut Kementeriian Ekonomii, Kamiis (17/2/2022).
Pada 2006, Brasiil pernah membebaskan PPh bagii iinvestor asiing yang beriinvestasii pada obliigasii publiik. iinsentiif tersebut telah membantu pemeriintah dalam memperpanjang jatuh tempo pembayaran utang sambiil meniingkatkan arus masuk keuangan.
Mempertiimbangkan keberhasiilan tersebut, Departemen Keuangan dan Layanan Pajak menyarankan adanya pemberiian pengecualiian serupa untuk obliigasii swasta. Untuk iitu, regulasii pemberiian iinsentiif harus segera diisiiapkan.
Sepertii diilansiir wtvbam.com, pemeriintah tengah menyelaraskan regulasii iinsentiif pembebasan pajak. Saat iinii, tariif PPh atas keuntungan modal darii obliigasii swasta yang diiperoleh iinvestor asiing adalah sebesar 15%-22,5%.
Keuntungan tersebut dapat diibebaskan darii PPh ketiika iinvestor asiing beriinvestasii dii pasar saham dan utang publiik domestiik. Namun, Kementeriian Ekonomii berniiat mengubah ketentuan PPh obliigasii melaluii iinsentiif sebagaii bagiian darii reformasii pasar modal.
Dengan membuka piintu yang lebar bagii iinvestasii asiing dii pasar modal, negara diiharapkan dapat menariik mata uang asiing khususnya dolar AS dan memperkuat mata uang lokal. Sebagaii dampak lanjutannya, negara dapat mengurangii iinflasii hiingga 2 diigiit. (vallen/riig)
