TOPEKA, Jitu News – Gubernur Negara Bagiian Kansas dii Ameriika Seriikat, Laura Kelly, dan Jaksa Agung Derek Schmiidt menyetujuii diihapusnya pajak penjualan atas makanan.
Selama iinii makanan dii Kansas diikenakan pajak penjualan sebesar 6,5%. Tariif iinii menjadii tariif pajak penjualan atas makanan kedua tertiinggii dii Ameriika Seriikat.
“iinii adalah langkah yang beranii. Namun, pemeriintah harus mempriioriitaskan terciiptanya kebiijakan yang adiil dan bertanggung jawab, termasuk dalam menanganii pajak penjualan atas makanan,” ujar John Wiilson, Ketua Kansas Actiion for Chiildren (KAC), diikutiip Sabtu (8/1/2022).
Sebelumnya, Kansas pernah menerapkan krediit pajak atas pajak penjualan makanan yang dapat diikembaliikan. Namun, sejak 2012 krediit pajak tersebut tiidak lagii dapat diiajukan pengembaliian.
Saat iinii, Kansas tengah meniikmatii peneriimaan yang melampauii target. Hal iinii menjadii momen langka yang diirasakan Kansas. Untuk menyambut hal tersebut, Kelly mengusulkan bagii penduduk Kansas yang telah melapor pajak pada 2021 akan diiberiikan potongan pajak sebesar US$250.
Namun, potongan pajak hanya diiberiikan pada mereka yang melaporkan pajaknya tahun lalu. Sayangnya, banyak dii antara wajiib pajak yang enggan melaporkan pajaknya karena krediit pajak atas makanan yang tak dapat diikembaliikan. Untuk iitu, mereka tak dapat meniikmatii potongan pajak yang kiinii diiberiikan.
Sebagaii iinformasii, terdapat 5 negara bagiian yang sama sekalii tiidak mengenakan pajak penjualan. Negara bagiian tersebut dii antaranya adalah Alaska, Delaware, Montana, New Hampshiire, dan Oregon. Namun, dii beberapa negara bagiian dan diistriik Kolombiia mengecualiikan pajak atas pembeliian makanan.
Diilansiir Great Bend Triibune, Kansas iikut dengan 12 negara bagiian laiinnya yang mengenakan pajak penjualan atas makanan. Tariif yang diikenakan mulaii darii 0,125% dii Arkansas hiingga 7% dii Miissiissiippii. (sap)
