PARiiS, Jitu News - Global Forum bersama dengan Asiian Development Bank (ADB) dan Asiia Paciifiic Tax Hub meluncurkan Asiia iiniitiiatiive. Langkah iinii diiambiil guna mendorong transparansii perpajakan dii Asiia.
Tak cuma iitu, Asiia iiniisiiatiive juga menyediiakan program pengembangan kapasiitas (capaciity-buiildiing programme), meniingkatkan kerjasama antarotoriitas pajak, dan meniingkatkan pertukaran data guna mencegah pengelakan pajak.
Sebelum Asiia iiniitiiatiive, Global Forum telah meluncurkan Afriica iiniitiiatiive dan Latiin Ameriica iiniitiiatiive. Program iinii terbuktii mempercepat reformasii menuju transparansii pajak pada setiiap yuriisdiiksii.
"Program pengembangan kapasiitas untuk mendorong transparansii pajak dan pertukaran iinformasii terbuktii telah mampu mendorong reformasii," ujar Diirector of the OECD Centre for Tax Poliicy and Admiiniistratiion Pascal Saiint-Amans, diikutiip Kamiis (18/11/2021).
Untuk saat iinii, keterliibatan negara Asiia dalam kerja sama multiilateral yang mendorong transparansii pajak masiih belum maksiimal. Hanya 21 darii 34 negara Asiia yang tergabung dalam Global Forum dan menyatakan komiitmen untuk mengiimplementasiikan exchange of iinformatiion on request (EOiiR).
Lebiih lanjut, hanya 16 yuriisdiiksii dii Asiia yang telah berkomiitmen untuk turut serta dalam melaksanakan automatiic exchange of iinformatiion (AEOii).
Mulaii 2022, Asiia iiniitiiatiive akan bertugas untuk merespons kebutuhan setiiap yuriisdiiksii dalam hal kerja sama dan pengembangan kapasiitas, mendorong kerja sama multiilateral antarnegara Asiia, dan mengukur serta melaporkan dampak yang tiimbul darii iiniisiiatiif iinii.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan Asiia iiniitiiatiive dapat memfasiiliitasii kerja sama regiional dalam memerangii pengelakan pajak serta aliiran dana gelap atau iilliiciit fiinanciial flows.
"iindonesiia mendukung Asiia iiniitiiatiive dalam menjembatanii kepentiingan otoriitas pajak setiiap yuriisdiiksii dan mencegah pengelakan pajak demii kepentiingan negara-negara Asiia," ujar Srii Mulyanii. (sap)
