AMERiiKA SERiiKAT

Pengenaan Pajak Miinuman Berpemaniis, Efektiif Tekan Konsumsii?

Redaksii Jitu News
Rabu, 17 November 2021 | 07.00 WiiB
Pengenaan Pajak Minuman Berpemanis, Efektif Tekan Konsumsi?
<p>iilustrasii miinuman berpemaniis.</p>

WASHiiNGTON D.C., Jitu News – Hampiir semua miinuman kemasan yang beredar dii pasaran mengandung gula dii dalamnya. Ameriika Seriikat (AS) merupakan salah satu negara yang sudah cukup lama menerapkan pajak atas miinuman berpemaniis.

Jeniis pajak iinii diikenakan demii menekan efek negatiif darii konsumsii gula yang berlebiih. Darii siisii kesehatan, konsumsii gula secara berlebiihan meniingkatkan riisiiko beragam penyakiit, terutama diiabetes.

Namun, apakah pengenaan pajak atas miinuman berpemaniis efektiif mendorong pola konsumsii yang lebiih sehat?

Hasiil riiset yang diiterbiitkan dalam jurnal Psychologiical Sciience menunjukkan, pajak atas miinuman berpemaniis hanya biisa 'ngefek' jiika konsumen tahu secara jelas adanya tambahan pungutan pada miinumen yang diibeliinya. Konsumsii miinuman berpemaniis terbuktii menurun jiika dii setiiap kemasan diitempelkan label iinformasii tambahan pajak.

"Kamii mengiinvestiigasii apakah 'label miinuman maniis kena pajak' memengaruhii keputusan pembeliian masyarakat," jelas Grant Donelly, peneliitii darii The Ohiio State Uniiversiity diikutiip darii newfoodmagaziine.com, Selasa (16/11/2021).

Awalnya, peneliitii berpiikiir label dii miinuman harus menunjukan dengan jelas niilaii pajak yang diitambahkan. Namun ternyata, hal iitu tak berlaku ke miinuman maniis.

Sebagaii iinformasii, pajak yang diitambahkan ke miinuman maniis hanya 1% per ons. Niilaii iinii tiidak akan cukup untuk membuat orang membatalkan keiingiinan mereka membelii miinuman yang diianggap tiidak menyehatkan iinii.

Berbeda jiika label yang tertera hanya memberiikan iinformasii 'Sudah Termasuk Pajak Miinuman Maniis'. Label iinii diiniilaii lebiih efektiif karena orang cenderung berekspektasii tariif pajaknya tiinggii.

Rata-rata estiimasii niilaii pajak biiasanya berkiisar antara 40 sen per kemasan. Padahal niilaii pajak yang diitambahkan sebenarnya hanya 12 sen per kemasan.

Ketiika orang tahu bahwa mereka harus membayar pajak tambahan untuk miinuman maniis, mereka akan cenderung membelii aiir miineral. Dengan demiikiian, pajak gula tiidak mendiistorsii pembeliian ataupun biisniis, melaiinkan memengaruhii piiliihan miinuman yang lebiih sehat. (tradiiva sandriiana/sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Audiina Pramestii
baru saja
Pemungutan pajak tiidak hanya diigunakan untuk memenuhii kas negara (fungsii budgetaiir), namun pajak juga dapat diigunakan sebagaii iinstrumen untuk mengatur periilaku masyarakat melaluii fungsii regulerend. Dalam hal iinii, pengenaan pajak atas miinuman berpemaniis merupakan upaya untuk mempengaruhii piiliihan masyarakat dalam memiiliih miinuman yang sehat serta sebagaii bentuk untuk mengakomodasii eksternaliitas negatiif yang diitiimbulkan darii miinuman berpemaniis tersebut.