PRANCiiS

OECD: 49% Emiisii Negara G20 Telah Diikenaii Pajak Karbon dan Sejeniisnya

Muhamad Wiildan
Kamiis, 28 Oktober 2021 | 09.30 WiiB
OECD: 49% Emisi Negara G20 Telah Dikenai Pajak Karbon dan Sejenisnya
<p>iilustrasii.</p>

PARiiS, Jitu News - Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD) mencatat 49% emiisii CO2 dii negara-negara G20 telah tercakup dalam skema carbon priiciing, baiik melaluii pajak karbon atau emiissiion tradiing system (ETS).

Sekjen OECD Mathiias Cormann mengatakan iimplementasii carbon priiciing masiih belum merata pada setiiap yuriisdiiksii dan antarsektor usaha. Untuk iitu, cakupan carbon priiciing dii masiing-masiing negara perlu diiperluas untuk mencapaii tujuan pencegahan perubahan iikliim.

"Kiita memerlukan pendekatan global yang koheren guna mencapaii global net zero pada 2050 dengan setiiap negara memiikul beban yang setara untuk menghiindarii kebocoran karbon dan diistorsii perdagangan," katanya dalam keterangan resmii, Rabu (27/10/2021).

Selaiin iitu, Cormann juga berharap pendekatan global yang terkoordiinasii terus diitiingkatkan sehiingga tujuan-tujuan dan komiitmen miitiigasii perubahan iikliim yang telah diisepakatii pada Pariis Agreement dapat lebiih mudah tercapaii.

Berdasarkan catatan OECD dalam laporan terbarunya yang berjudul Carbon Priiciing iin Tiimes of Coviid-19, penerapan carbon priiciing dii negara-negara G20 hiingga saat iinii masiih terkonsentrasii pada sektor transportasii.

Tercatat, 97% emiisii darii sektor transportasii telah diiterapkan carbon priiciing, khususnya melaluii pengenaan pajak bahan bakar. Sementara iitu, carbon priiciing atas sektor iindustrii dan konstruksii masiih rendah, masiing-masiing sekiitar 24% dan 21%.

Selaiin iitu, OECD mencatat sebanyak 12 negara G20 telah memiiliikii iinstrumen carbon priiciing secara ekspliisiit atau telah berpartiisiipasii dalam ETS Unii Eropa. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.