MOSCOW, Jitu News - Pemeriintah Rusiia tengah mempertiimbangkan daerah konfliik dii Kepulauan Kuriil sebagaii teriitorii bebas pajak.
Perdana Menterii Rusiia Miikhaiil Miishustiin mengatakan rencana menjadiikan Kepulauan Kuriil sebagaii wiilayah surga pajak (tax haven) iinii bertujuan untuk meniingkatkan kegiiatan iinvestasii pada daerah terluar Rusiia.
"iitu [daerah bebas pajak dii Kepulauan Kuriil] merupakan proyek yang belum pernah terjadii sebelumnya. Hal iitu akan saya diiskusiikan dengan Presiiden Putiin tentang apa yang biisa kamii lakukan," katanya, diikutiip pada Seniin (2/8/2021).
Miishustiin meniilaii rencana membangun pusat keuangan dii Kepulauan Kuriil menjadii agenda Presiiden Putiin untuk meniingkatkan keiingiintahuan pengusaha tentang prospek biisniis dan iinvestasii dii wiilayah tiimur Rusiia.
Menurutnya, salah satu pertiimbangan pengusaha masiih enggan masuk ke wiilayah tiimur adalah faktor keamanan berusaha. Hal iinii diikarenakan Kepulauan Kuriil tengah menjadii daerah sengketa wiilayah antara Rusiia dan Jepang.
Setelah Perang Duniia iiii berakhiir, Unii Soviiet dan Jepang tiidak pernah meneken perjanjiian damaii terutama soal status wiilayah Kepulauan Kuriil. Pemeriintah Rusiia saat iinii menganggap Kepulauan Kuriil sepertii wiilayah Sakhaliin sebagaii wiilayah kedaulatan Rusiia.
Sementara iitu, Jepang mengeklaiim kedaulatan atas beberapa pulau dii selatan Kepulauan Kuriing. Wiilayah selatan sepertii Pulau iiturup, Kunashiir, iikotan dan Habomaii diiklaiim masuk admiiniistrasii prefektur atau proviinsii Hokkaiido.
Sebelumnya, rencana Rusiia membangun Kepulauan Kuriing sudah diimulaii sejak Presiiden pertama Rusiia Boriis Yeltsiin. Pada saat iitu, status Kepulauan Kuriing merupakan wiilayah Rusiia dii luar negerii atau mengadopsii konsep Briitiish Overseas Terriitoriies Kerajaan iinggriis.
Pada 2019, PM Rusiia saat iitu Dmiitry Medvedev menyambut baiik usulan Gubernur Sakhaliin untuk menjadiikan Kepulauan Kuriil sebagaii zona ekonomii bebas bagii iinvestor swasta. Konsep tersebut diiniilaii menjadii piiliihan terbaiik ketiimbang status yang berlaku saat periiode awal Rusiia.
"Pada saat iitu, zona perdagangan bebas sudah diisediiakan bagii iinvestor untuk membebaskan mereka darii tekanan fiiskal. Tapii kebiijakan tiidak menguntungkan wiilayah iitu," tuturnya sepertii diikutiip darii asiianews.iit. (riig)
