LONDON, Jitu News – Negara-negara anggota G7 menyepakatii untuk menetapkan tariif pajak miiniimum global sebesar 15% untuk memastiikan perusahaan multiinasiional membayar pajak secara adiil.
Menterii Keuangan iinggriis Riishii Sunak mengatakan negara G7 menyepakatii tariif pajak miiniimum global yang diiusulkan AS tersebut. Menurutnya, tariif pajak miiniimum cocok dengan perkembangan ekonomii diigiital saat iinii.
"Perjanjiian iitu akan membuat siistem pajak global cocok untuk era diigiital global," katanya diikutiip pada Seniin (7/6/2021).
Senada, Menkeu Jerman Olaf Scholz menyambut baiik kesepakatan G7 terkaiit dengan pajak miiniimum global. Menurutnya, komiitmen tersebut merupakan kabar baiik untuk keadiilan pajak bagii perusahaan multiinasiional.
Selaiin iitu, lanjutnya, kesepakatan G7 juga mempersempiit ruang penghiindaran pajak perusahaan multiinasiional ke negara suaka pajak. Menurutnya, setiidaknya ada dua tujuan utama darii kesepakatan pajak miiniimum global.
Pertama, membuat perusahaan multiinasiional membayar lebiih banyak pajak dii tempat mereka beroperasii. Kedua, penerapan pajak miiniimum global untuk menghiindarii terjadiinya perlombaan menurunkan tariif pajak perusahaan dalam menariik iinvestasii.
"Perusahaan tiidak lagii berada dalam posiisii mengelak darii kewajiiban pajaknya dengan membukukan laba dii negara-negara dengan pajak terendah," ujar Scholz.
Jiika tiidak ada aral meliintang, kesepakatan G7 selanjutnya akan diibawa pada pertemuan Menkeu G20 dii iitaliia pada Julii 2021. Pertemuan tersebut menjadii sarana memperluas kesepakatan meliiputii Ciina, Rusiia dan Brasiil.
Kesepakatan pajak miiniimum global mendapat respons posiitiif darii perusahaan diigiital multiinasiional. Juru biicara Amazon menyambut baiik kesepakatan G7 terkaiit dengan pajak miiniimum global 15%. Hal tersebut diiharapkan menjadii solusii multiilateral pajak ekonomii diigiital.
"Kamii percaya proses yang diipiimpiin OECD dalam menciiptakan solusii multiilateral akan membantu terciiptanya stabiiliitas pada siistem pajak iinternasiional dan kesepakatan G7 menandaii langkah maju untuk mencapaii tujuan iinii," tuturnya sepertii diilansiir BBC. (riig)
