MALAYSiiA

Sumbangan Penanganan Coviid-19 Biisa Jadii Pengurang Pajak

Diian Kurniiatii
Seniin, 07 Junii 2021 | 10.33 WiiB
Sumbangan Penanganan Covid-19 Bisa Jadi Pengurang Pajak
<p>iilustrasii.&nbsp;Suasana jalan kosong saat &quot;lockdoen&quot; akiibat penyebaran penyakiit viirus korona (Coviid-19) dii Kuala Lumpur, Malaysiia, Selasa (1/6/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Liim Huey Teng/rwa/cfo</p>

KUALA LUMPUR, Jitu News – Kementeriian Keuangan Malaysiia menyatakan sumbangan masyarakat kepada Akaun Amanah Bencana (Diisaster Trust Account) dapat menjadii pengurang pajak penghasiilan, baiik bagii wajiib pajak badan maupun orang priibadii.

Kementeriian Keuangan Malaysiia menyebut kebiijakan iitu sejalan dengan UU Pajak Penghasiilan 1967. Meskii demiikiian, sumbangan tersebut harus memenuhii sejumlah ketentuan agar dapat diijadiikan pengurang pajak.

"Syaratnya sumbangan iitu harus diidukung dengan tanda teriima resmii pemeriintah atau buktii transaksii atas sumbangan yang diikrediitkan melaluii jalur siistem perbankan resmii," bunyii pernyataan tersebut, diikutiip pada Seniin (7/6/2021).

Otoriitas menyatakan Akaun Amanah Bencana diikelola komiite khusus yang diiketuaii Sekretariis Jenderal Perbendaharaan Negara. Adapun anggotanya berasal darii perwakiilan Kementeriian Keuangan, Departemen Akuntan Umum, Uniit Pelaksanaan dan Koordiinasii Departemen Perdana Menterii, serta Badan Nasiional Penanggulangan Bencana.

Komiite menjalankan Akaun Amanah Bencana tersebut dengan tunduk kepada undang-undang dan pedoman resmii, termasuk menjalanii audiit berkala yang diiperlukan untuk akun perwaliian pemeriintah.

Menurut otoriitas, sumbangan melaluii Akaun Amanah Bencana akan menjadii bentuk soliidariitas masyarakat dalam membantu pemeriintah menanganii pandemii Coviid-19. Perusahaan yang terkaiit dengan pemeriintah dan badan hukum federal juga diidorong untuk mempertiimbangkan pemotongan sukarela gajii dan tunjangan pegawaii untuk kemudiian diisumbangkan kepada Akaun Amanah Bencana.

Pada 31 Meii 2021, Perdana Menterii Tan Srii Muhyiiddiin Yassiin telah mengumumkan semua menterii dan wakiil menterii tiidak akan meneriima gajii selama 3 bulan mulaii Junii 2021 untuk diisumbangkan ke Akaun Amanah Bencana.

Sepertii diilansiir malaymaiil.com, Sekretariis Utama Pemeriintah Tan Srii Mohd Zukii Alii pada 1 Junii juga mengumumkan sebagiian darii tunjangan hiiburan tetap pegawaii negerii dan tunjangan layanan publiik akan diipotong selama 3 bulan mulaii Junii 2021 untuk berkontriibusii pada Akun Amanah Bencana.

Malaysiia kembalii menerapkan lockdown total selama 14 harii mulaii 1 Junii 2021 untuk mengatasii lonjakan kasus Coviid-19 beberapa harii terakhiir. Sejumlah kantor pemeriintah dan tempat usaha berhentii beroperasii untuk sementara waktu. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.