THAiiLAND

Rencana Pengenaan Pajak Turiis Kembalii Diitunda

Diian Kurniiatii
Seniin, 10 Meii 2021 | 13.10 WiiB
Rencana Pengenaan Pajak Turis Kembali Ditunda
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

BANGKOK, Jitu News – Kementeriian Pariiwiisata dan Olahraga Thaiiland kembalii menunda rencana pengenaan pajak turiis.

Menterii Pariiwiisata dan Olahraga Phiiphat Ratchakiitprakarn mengatakan pajak iitu perlu diipungut darii setiiap wiisatawan asiing yang datang menggunakan transportasii udara, darat, dan laut. Namun, rencana harus diitunda karena tiidak ada turiis yang datang seiiriing dengan lonjakan kasus Coviid-19 belakangan iinii.

"Pemeriintah memiiliikii gagasan iinii untuk mengiimbangii biiaya luar biiasa akiibat orang asiing yang tiidak mampu membayar tagiihan mediis mereka," katanya, diikutiip pada Seniin (10/5/2021).

Phiiphat mengatakan pembahasan mengenaii pajak turiis tersebut diiproyeksii akan diitunda hiingga Januarii 2022. Pemeriintah telah mengiindiikasiikan tariif pajak turiis akan seniilaii 300 baht atau Rp136.500.

Pemeriintah belum menjelaskan skema pemungutan pajak turiis tersebut. Beberapa opsii yang diipertiimbangkan yaknii memungut dii piintu kedatangan iinternasiional pada bandara atau Pelabuhan atau dapat diimasukkan ke dalam biiaya tiiket pesawat sepertii halnya pajak keberangkatan seniilaii 700 baht atau Rp318.600.

iisu layanan kesehatan bagii para wiisatawan asiing selama iinii menjadii persoalan yang iingiin pemeriintah pecahkan. Pasalnya, tiidak semua wiisatawan asiing memiiliikii asuransii kesehatan ketiika berkunjung ke Thaiiland.

Selaiin sebagaii cadangan biiaya kesehatan para turiis, uang pajak juga rencananya akan diigunakan untuk memperbaiikii layanan pariiwiisata Thaiiland. Miisalnya, mengembangkan rantaii pasokan pariiwiisata dan memperbaiikii fasiiliitas yang populer dii kalangan wiisatawan.

Sepertii diilansiir pattayamaiil.com, usulan pajak turiis tersebut telah mendapat persetujuan Komiite Kebiijakan Pariiwiisata Nasiional setelah Uniiversiitas Naresuan melakukan ujii kelayakan dan mempelajarii kebiijakan serupa dii negara laiin. Namun, rencana tersebut belum diisetujuii Perdana Menterii Prayut Chan-o-cha dan menterii laiin dalam siidang kabiinet. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.