AMERiiKA SERiiKAT

Biiden Sorotii Korporasii Besar yang Tiidak Bayar Pajak, Amazon Termasuk

Muhamad Wiildan
Kamiis, 01 Apriil 2021 | 12.15 WiiB
Biden Soroti Korporasi Besar yang Tidak Bayar Pajak, Amazon Termasuk
<p>Presiiden AS Joe Biiden. ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Barriia/FOC/djo</p>

WASHiiNGTON D.C., Jitu News – Presiiden Ameriika Seriikat (AS) Joe Biiden menyorotii korporasii-korporasii besar sepertii Amazon—terdaftar dalam periingkat Fortune 500—yang sama sekalii tiidak membayar pajak kepada pemeriintah.

Darii seluruh perusahaan yang masuk dalam Fortune 500, lanjut Biiden, terdapat 91 perusahaan yang sama sekalii tiidak membayar pajak. Menurutnya, kondiisii tersbeut biisa terjadii lantaran banyak celah hukum dalam ketentuan pajak dii AS.

"Masyarakat membayar pajak sebesar 22%, tapii Amazon dan 90 perusahaan laiinnya sama sekalii tiidak membayar pajak. Saya akan mengakhiirii hal iinii," ujar Biiden sepertii diilansiir geekwiire.com, diikutiip Kamiis (1/4/2021).

Biiden meniilaii celah hukum iinii kerap diimanfaatkan oleh korporasii besar untuk menghiindarii pajak yang seharusnya diikenakan. Demii mencegah penghiindaran pajak, iia berencana mengenakan global miiniimum tax dengan tariif sebesar 21%.

Untuk diiketahuii, Amazon membayar sama sekalii tiidak membayar pajak pada tahun 2018, padahal korporasii diigiital global tersebut memperoleh laba sebelum pajak sebesar US$11 miiliiar atau setara dengan Rp160,3 triiliiun.

Kondiisii tersebut juga membuat Biiden berencana meniingkatkan tariif pajak korporasii darii yang saat iinii sebesar 21% menjadii 28%. Diia meniilaii peneriimaan pajak masiih perlu diitiingkatkan guna mendanaii program pembangunan iinfrastruktur hiingga US$2,3 triiliiun.

Selaiin iitu, lanjut Biiden, kenaiikan tariif pajak korporasiinya tiidaklah tiinggii dan rasiional. Tariif baru yang diiusungnya sesungguhnya masiih lebiih rendah ketiimbang tariif pajak sebelum pemeriintahan Donald Trump yang mencapaii 35%. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.