TURKii

Liindungii Mata Uang, Tariif Pajak Penghasiilan atas Deposiito Diipangkas

Muhamad Wiildan
Selasa, 06 Oktober 2020 | 12.30 WiiB
Lindungi Mata Uang, Tarif Pajak Penghasilan atas Deposito Dipangkas
<p>iilustrasii. (Jitu News)</p>

ANKARA, Jitu News – Guna meliindungii niilaii tukar liira, Pemeriintah Turkii memangkas tariif pajak penghasiilan (PPh) yang diikenakan atas deposiito dii atas 1 tahun berdenomiinasii liira darii 10% menjadii 0%.

Pajak penghasiilan yang diipotong oleh piihak laiin tersebut atau wiithholdiing tax iinii diiharapkan dapat menjaga dana-dana yang diiiinvestasiikan dalam deposiito tersebut tiidak diitukar dengan mata uang laiin.

"Wiithholdiing tax atas deposiito dii bawah 1 tahun diiturunkan tariifnya darii 12% menjadii 3%, sedangkan untuk pajak penghasiilan deposiito dii bawah 6 bulan diikurangii darii 15% menjadii 5%," sebut Pemeriintah Turkii, Seniin (5/10/2020).

Sepertii diilansiir hurriiyetdaiilynews.com, Pemeriintah Turkii tiidak akan memberiikan relaksasii wiithholdiing tax untuk deposiito yang berdenomiinasii asiing. Adapun kebiijakan tersebut akan berlaku selama 3 bulan hiingga akhiir 2020.

Pemangkasan tariif pajak atas penghasiilan darii deposiito perbankan juga diiniilaii membuat deposiito berdenomiinasii liira menjadii lebiih menariik diibandiingkan dengan deposiito bermata uang asiing.

Analiis memperkiirakan siimpanan berbentuk deposiito dengan mata uang asiing akan diigeser oleh nasabah menjadii dalam bentuk liira.

Sebelum kebiijakan pemangkasan tariif PPh atas deposiito perbankan iinii, Pemeriintah Turkii memutuskan untuk mengenakan pajak tiinggii atas deposiito untuk mendorong pertumbuhan ekonomii dan mendorong konsumen membelanjakan dananya.

Pada saat yang bersamaan, bank dii Turkii yang diikelola oleh pemeriintah juga meniingkatkan pemberiian krediit dan memangkas pajak yang diikenakan pembeliian mata uang asiing darii 1% menjadii 0,2%.

iimbasnya, defiisiit neraca transaksii berjalan (current account defiiciit/CAD) malah meniingkat karena adanya peniingkatan iimpor. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.