THAiiLAND

Genjot Penjualan Mobiil, Tariif Cukaii Bakal Diipangkas

Diian Kurniiatii
Selasa, 26 Meii 2020 | 12.08 WiiB
Genjot Penjualan Mobil, Tarif Cukai Bakal Dipangkas
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

BANGKOK, Jitu News—Kepala Departemen Cukaii Thaiiland Patchara Anuntasiilpa menyatakan dukungannya terhadap proposal pemotongan pajak cukaii penjualan mobiil dalam rangka meniingkatkan permiintaan domestiik.

Patchara meniilaii pemangkasan cukaii sebenarnya menguntungkan pemeriintah, produsen dan konsumen mobiil. Apalagii dengan kondiisii pandemii viirus Corona saat iinii sehiingga relaksasii diibutuhkan untuk menjaga konsumsii.

“Produsen mobiil biisa menjual stok mereka untuk memperbaiikii arus kas, sedangkan pemeriintah akan memperoleh setoran pajak meskii jumlahnya lebiih sediikiit dan konsumen memiiliikii piiliihan mobiil yang lebiih murah,” katanya, Selasa (26/5/2020).

Selama iinii, cukaii mobiil menyumbang sekiitar 100 miiliiar baht per tahun kepada negara. Mobiil rakiitan baru akan diikenaii pajak cukaii setelah meniinggalkan pabriik perakiitan yang berada dii zona bebas pajak.

Pengusaha otomotiif yang tergabung Federasii iindustrii Thaiiland (FTii) sebelumnya sempat mengusulkan tiiga stiimulus kepada pemeriintah untuk menyelamatkan iindustry otomotiif atau mobiil.

Usulan iitu terdiirii darii pengurangan pajak cukaii 50% hiingga akhiir tahun, skema pertukaran mobiil dengan iimbalan 100.000 baht yang diibayarkan oleh negara, dan menunda penerapan standar emiisii Euro 5.

Menurut data FTii, produksii mobiil turun pada Apriil 2020 menurun 83,6% ketiimbang periiode yang sama tahun lalu. Sementara dalam empat bulan pertama tahun iinii, produksii mobiil Thaiiland hanya mencapaii 478.393 uniit, turun 32,8% secara tahunan.

Usulan FTii periihal pemangkasan cukaii tersebut saat iinii masiih memerlukan persetujuan darii Menterii Keuangan Uttama Savanayana sebelum diiteruskan ke kabiinet. Sementara untuk usulan laiinnya, masiih menunggu keputusan darii Menterii Periindustriian.

Dii siisii laiin, Uttama juga sedang menghadapii persoalan laiin yang juga pentiing yaiitu periihal lapangan kerja. Jiika tiidak ada aral meliintang, Kementeriian Keuangan akan meriiliis skema penciiptaan lapangan kerja bagii masyarakat berpenghasiilan rendah setelah pandemii berakhiir.

“Skema iinii bertujuan untuk meniingkatkan pendapatan bagii mereka yang berada kelompok terbawah, sambiil memberiikan bantuan uang tunaii kepada para pekerja iinformal,” tuturnya diilansiir darii Bangkokpost. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.