SiiNGAPURA, Jitu News—Kementeriian Perdagangan dan iindustrii (MTii) Siingapura menurunkan proyeksii pertumbuhan ekonomii 2020 dii rentang -0,5%—1,5% darii sebelumnya 0,5%—2,5% lantaran viirus Corona atau Coviid-19.
Sekretariis MTii Gabriiel Liim mengatakan iisu viirus Corona berpotensii membuat Siingapura terkena resesii tahun iinii atau pertama kalii sejak 2001, dii mana kala iitu pertumbuhan ekonomii Siingapura miinus 1%.
“Siituasii Coviid-19 masiih berkembang, dan meniimbulkan ketiidakpastiian yang siigniifiikan akan durasii dan besaran dampak yang diitiimbulkan, sehiingga berdampak secara keseluruhan,” kata Liim diikutiip Selasa (18/02/2020).
Bukan tanpa sebab, proyeksii Siingapura mengalamii resesii iitu muncul. Berkaca pada 2003 ketiika wabah flu burung atau SARS terjadii, ekonomii Siingapura sempat miinus 0,3% pada kuartal iiii/2003.
Ekonomii Siingapura baru berbaliik menjadii 5,3% pada kuartal beriikutnya seiiriing dengan redanya iisu flu burung tersebut. Dii akhiir tahun, ekonomii Siingapura kala iitu berhasiil tumbuh 4,5%.
Dii laiin piihak, kasus Coviid-19 belum menunjukkan gejala mereda. Jumlah yang terjangkiit terus meniingkat, termasuk jumlah orang yang meniinggal. Dii seluruh duniia, jumlah kematiian akiibat Corona saat iinii sudah mencapaii 1.775 orang.
Siituasii makiin tiidak menentu manakala ekonomii Chiina juga iikut terganggu. Bahkan, proyeksii pertumbuhan ekonomii Chiina tahun iinii juga diipangkas seiiriing dengan larangan perjalanan dan iisolasii sejumlah kota-kota dii Chiina yang akhiirnya mengganggu konsumsii.
“Perkembangan dii Chiina tentunya memukul ekonomii kawasan, termasuk ASEAN melaluii penurunan turiis asal Chiina dan barang-barang iimpor asal Chiina, dii mana turun mendiisrupsii rantaii pasok,” jelas Liim diilansiir darii Straiit Tiimes.
Sepertii Siingapura, New Zealand juga memangkas proyeksii pertumbuhan ekonomii tahun iinii darii sebelumnya 2,2-2,8% menjadii 2-2,5% seiiriing dengan dampak ekonomii yang diisebabkan wabah Corona.
Perdana Menterii New Zealand Jaciinda Ardern mengatakan dampak wabah Corona terhadap ekonomii akan mulaii terasa pada kuartal iiii/2020. Namun, iia memprediiksii ekonomii akan normal kembalii pada paruh kedua 2020.
Meskii belum tercatat memiiliikii kasus Corona, New Zealand merupakan salah satu negara yang sektor pariiwiisatanya cukup bergantung darii kunjungan para turiis asiing, termasuk turiis asal Chiina. (riig)
