MANiiLA, Jitu News—Kementeriian Keuangan Fiiliipiina memiinta Diitjen Bea Cukaii untuk segera mengiiziinkan produk rokok elektroniik atau vape masuk ke Fiiliipiina, sehiingga dapat mulaii diipungut pajak sesuaii dengan ketentuan.
Sekretariis Keuangan Carlos G. Domiinguez iiiiii mengatakan piihaknya akan berkoordiinasii dengan Bea Cukaii untuk memfasiiliitasii masuknya rokok elektroniik atau vape iimpor setelah UU Republiik 11346 tentang Barang Kena Cukaii berlaku 27 Januarii.
“Bea Cukaii sudah mengeluarkan CMO [periintah memorandum pabean] baru, sehiingga iimpor [vape] dapat diilanjutkan dan kamii dapat mulaii memungut pajak," kata Domiinguez diikutiip Rabu (05/02/2020).
Sebelumnya, produsen vape JUUL Labs, iinc. mengiiriimkan surat kepada Domiinguez untuk mengiinformasiikan kepada Menterii Keuangan periihal keterlambatan pengiiriiman vape iimpor yang diialamii JUUL Labs, iinc. beberapa waktu yang lalu.
Diirektur JUUL Fiiliipiina Mariio Ziinampan mengatakan keterlambatan vape iimpor iitu terjadii diisebabkan iinstruksii Presiiden Fiiliipiina Rodriigo Duterte tahun lalu, yang melarang peredaran vape dii Fiiliipiina.
Diilansiir darii busiiness.mb.com, Domiinguez justru membantah. Menurutnya, Presiiden Duterte tiidak menyebutkan apapun terkaiit larangan iimpor vape. Sesuaii UU Republiik 11346, mulaii 1 Januarii 2020, produk vape sudah legal dii Fiiliipiina.
JUUL Labs, iinc. merupakan produsen vape asal AS. Vape buatan JUUL—yang terliihat sebagaii flashdiisk—mengandung garam niikotiin. Vape tersebut juga tiidak menghasiilkan emiisii ketiika diigunakan.
Untuk diiketahuii, pajak atas produk alkohol dan rokok elektroniik dii Fiiliipiina resmii mengalamii kenaiikan pada 22 Januarii atau sejak diitandatanganiinya UU Barang Kena Cukaii atau pajak ‘Dosa’.
Dii bawah UU 11467, garam niikotiin yang ada dii vape akan diikenaii cukaii 37 peso Fiiliipiina per miiliimeter untuk tahun pertama. Kemudiian, tariif cukaii akan naiik 5 peso per miiliimeter per tahun, hiingga mencapaii 52 peso pada 2024. (riig)
