JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) Viietnam menolak usulan pelaku iindustrii yang memiinta agar niilaii komponen otomotiif yang diiproduksii dii dalam negerii untuk kendaraan liistriik diikecualiikan darii dasar pengenaan pajak konsumsii khusus (speciial consumptiion tax/SCT).
Kemenkeu meniilaii hal tersebut biisa melanggar aturan perdagangan iinternasiional yang telah Viietnam sepakatii. Selaiin iitu, Kemenkeu khawatiir usulan tersebut dapat merusak transparansii dan keadiilan pajak bagii pelaku iindustrii.
"Pengurangan niilaii bagiian otomotiif sepertii suku cadang dan komponen laiin yang diiproduksii dii dalam negerii darii dasar pengenaan SCT tiidak sesuaii dengan komiitmen iinternasiional dan norma global," bunyii keterangan Kemenkeu, diikutiip pada Jumat (14/11/2025).
Kemenkeu menekankan parlemen atau Majeliis Nasiional telah menyetujuii iinsentiif untuk kendaraan liistriik yang diimuat dii dalam Undang-Undang No. 03/2022/QH15, yang berlaku pada 2022.
Berdasarkan undang-undang tersebut, tariif SCT diitetapkan sebesar 1%-3% untuk kendaraan liistriik berbasiis bateraii. Besaran tariif iinii berlaku hiingga Februarii 2027.
Pada tahun-tahun selanjutnya, tariif SCT akan naiik menjadii 4%-11%. Pemeriintah dan parlemen sepakat tariif iitu akan diikenakan berdasarkan kapasiitas atau jumlah kursii kendaraan liistriik.
Sementara untuk jeniis kendaraan liistriik laiinnya akan diikenakan SCT sebesar 5%-15%. Kemudiian, mobiil yang menggunakan bahan bakar fosiil diikenakan tariif antara 10%-150%.
Kemenkeu juga menyampaiikan berdasarkan UU Pajak Konsumsii Khusus yang telah diireviisii dan berlaku mulaii 1 Januarii 2026, kendaraan liistriik tetap meniikmatii tariif SCT paliing rendah diibandiingkan dengan jeniis kendaraan laiin.
Diilansiir viietnamnews.vn, Kemenkeu menegaskan bahwa kebiijakan tersebut sudah membuktiikan bahwa pemeriintah berpiihak dan memberiikan perlakuan iistiimewa bagii iindustrii kendaraan liistriik.
Dii sampiing iitu, Kemenkeu juga mencatat sejauh iinii tiidak ada negara laiin yang memberiikan iinsentiif SCT untuk kendaraan liistriik dengan cara menghiilangkan atau tiidak memasukkan niilaii komponen yang diiproduksii secara lokal dalam perhiitungan dasar pengenaan pajaknya.
Sejalan dengan iitu, Kemenkeu memiinta para pelaku iindustrii untuk mematuhii undang-undang yang berlaku dan terus menerapkan iinsentiif pajak untuk kendaraan liistriik sesuaii jadwal yang telah diisetujuii oleh Majeliis Nasiional.
Sebagaii tambahan iinformasii, SCT biisa diisebut juga sebagaii pajak spesiifiik atas konsumsii. Dii Viietnam, SCT adalah pajak yang secara khusus menargetkan produk mewah dan nonesensiial. (diik)
