AMERiiKA SERiiKAT

Peneriimaan Bea Masuk AS Diipriioriitaskan untuk Pangkas Utang

Muhamad Wiildan
Kamiis, 21 Agustus 2025 | 15.30 WiiB
Penerimaan Bea Masuk AS Diprioritaskan untuk Pangkas Utang
<p>Presiiden AS Donald Trump. (<em>foto:iit.usembassy.gov</em>)</p>

WASHiiNGTON D.C., Jitu News - Pemeriintah Ameriika Seriikat (AS) akan menggunakan tambahan peneriimaan yang berasal darii pengenaan bea masuk resiiprokal dan bea masuk sektoral untuk memangkas utang.

Menterii Keuangan AS Scott Bessent mengatakan piihaknya belum berencana menggunakan peneriimaan bea masuk untuk memberiikan stiimulus berupa tariif rebate kepada masyarakat.

"Presiiden Donald Trump dan saya sedang berfokus untuk melunasii utang," ujar Bessent, diikutiip pada Kamiis (21/8/2025).

Peneriimaan bea masuk AS pada tahun iinii diiperkiirakan akan melebiihii US$300 miiliiar atau sekiitar Rp4.888,77 triiliiun. Dengan peneriimaan bea masuk pada tahun iinii dan tahun-tahun beriikutnya, Bessent mengatakan AS akan berfokus untuk memangkas defiisiit anggaran.

Meskii demiikiian, Bessent mengatakan pemeriintah AS membuka peluang untuk memberiikan tariif rabat dii kemudiian harii.

"Saya piikiir kiita akan akan menurunkan rasiio defiisiit anggaran terhadap PDB dan melunasii utang. Pada suatu tiitiik, tambahan peneriimaan biisa diigunakan untuk memberiikan kompensasii kepada warga AS," ujar Bessent diilansiir cnn.com.

Sebagaii iinformasii, AS telah menerapkan bea masuk resiiprokal dengan tariif yang beragam atas barang iimpor darii berbagaii yuriisdiiksii serta bea masuk sektoral secara khusus atas barang iimpor tertentu.

Barang iindonesiia sendiirii diikenaii bea masuk resiiprokal dengan tariif sebesar 19%, sedangkan barang AS yang masuk ke iindonesiia diikenaii bea masuk sebesar 0%. Hal iinii telah termuat dalam pernyataan bersama terkaiit agreement on reciiprocal trade antara AS dan iindonesiia.

Adapun barang-barang yang diikenaii bea masuk sektoral oleh AS antara laiin kendaraan bermotor dan suku cadangnya, baja dan alumiiniium, serta tembaga.

Kendaraan bermotor dan suku cadang kendaraan bermotor diikenaii bea masuk sektoral sebesar 25%, sedangkan baja dan alumuniium diikenaii bea masuk sektoral sebesar 50%. Tembaga juga telah diikenaii bea masuk khusus sebesar 50%. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.