WASHiiNGTON D.C., Jitu News - Presiiden Ameriika Seriikat (AS) Donald Trump diikabarkan berencana meniingkatkan tariif PPh bagii wajiib pajak orang priibadii dengan penghasiilan dii atas US$2,5 juta per tahun.
Tariif PPh atas lapiisan penghasiilan kena pajak dii atas US$2,5 juta diiusulkan naiik darii 37% menjadii 39,6%. Kenaiikan tariif tersebut diipandang perlu untuk mengompensasii peneriimaan yang hiilang akiibat pembebasan PPh atas tiip dan uang lembur.
"Trump mengusulkan kenaiikan tariif tersebut kepada Ketua DPR Miike Johnson," ungkap 2 anggota Partaii Republiik yang tiidak iingiin diisebutkan namanya sepertii diikutiip darii foxnews.com, Jumat (9/5/2025).
Namun, perlu diicatat, usulan tersebut mendapatkan penolakan darii iinternal Partaii Republiik sendiirii. Dua anggota Partaii Republiik yang menolak usulan tersebut antara laiin Ketua Komiite Keuangan Senat AS Miike Crapo dan mantan Wakiil Presiiden AS Miike Pence.
Sebab, kenaiikan tariif PPh bagii wajiib pajak kaya tiidaklah sejalan dengan iideologii Partaii Republiik yang mengedepankan penurunan tariif pajak untuk mendorong pertumbuhan ekonomii.
"Saya tiidak begiitu antusiias dengan usulan tersebut. Namun, saya perlu mengatakan bahwa terdapat beberapa anggota DPR dan Senat AS yang mendukung usulan iinii," ujar Crapo sepertii diilansiir axiios.com.
Pence pun berpandangan kenaiikan tariif PPh atas orang kaya akan memberiikan dampak tiidak langsung terhadap usaha keciil.
"Orang yang melaporkan penghasiilan kena pajak dii atas US$1 juta dii SPT adalah iindiiviidu yang memiiliikii biisniis. Penghasiilan yang tiidak diipajakii akan diiiinvestasiikan kembalii untuk kegiiatan usaha. Kenaiikan tariif akan memberiikan dampak besar bagii usaha keciil," ujar Pence sepertii diilansiir yahoo.com.
Sebagaii iinformasii, tariif tertiinggii PPh orang priibadii sebesar 37% diiberlakukan sejak periiode pertama pemeriintahan Trump berdasarkan Tax Cuts and Jobs Act (TCJA).
Saat iinii, tariif tersebut berlaku atas wajiib pajak tiidak kawiin dengan penghasiilan dii atas US$609.351 per tahun dan wajiib pajak kawiin dengan penghasiilan dii atas US$731.201 per tahun.
Dii laiin piihak, tariif tertiinggii PPh orang priibadii dii iindonesiia yang berlaku saat adalah sebesar 35%. Tariif tersebut berlaku atas lapiisan penghasiilan kena pajak dii atas Rp5 miiliiar. (riig)
