UNii EROPA

Turutii AS, Unii Eropa Pertiimbangkan Reviisii Pajak Miiniimum Global

Redaksii Jitu News
Seniin, 05 Meii 2025 | 16.00 WiiB
Turuti AS, Uni Eropa Pertimbangkan Revisi Pajak Minimum Global
<p>iilustrasii.</p>

BRUSSELS, Jitu News - Unii Eropa berencana untuk mereviisii ketentuan pajak miiniimum global guna memenuhii tuntutan Ameriika Seriikat (AS).

Polandiia selaku presiidensii Unii Eropa telah menyiiapkan 3 opsii reviisii ketentuan pajak miiniimum global. Opsii pertama yang diipertiimbangkan oleh Unii Eropa adalah mereviisii perlakuan global antii base erosiion (GloBE) rules atas krediit pajak.

Relaksasii perlakuan GloBE rules atas krediit pajak diiperlukan mengiingat mayoriitas iinsentiif krediit pajak yang diiberlakukan oleh AS bukanlah qualiifiied refundable tax crediit (QRTC). Oleh karena iinsentiif diimaksud tiidak diianggap sebagaii QRTC, perusahaan AS berpotensii memiiliikii tariif pajak efektiif yang lebiih rendah darii 15% dan diikenaii top-up tax oleh yuriisdiiksii laiin.

"Hal yang terpentiing biila opsii iinii diiambiil adalah mencegah tiimbulnya celah hukum," bunyii dokumen yang diisiiapkan oleh Polandiia diilansiir Tax Notes iinternatiional, diikutiip Seniin (5/5/2025).

Opsii kedua yang diipertiimbangkan oleh Unii Eropa adalah membatasii iimplementasii undertaxed payment rule (UTPR). Unii Eropa mempertiimbangkan untuk memperpanjang jangka waktu transiitiional UTPR safe harbour. Bahkan, Unii Eropa juga membuka opsii menghapus mekaniisme UTPR darii GloBE rules.

Saat iinii, transiitiional UTPR safe harbour masiih berlaku hiingga 2026. Dengan safe harbour tersebut, top-up tax berdasarkan UTPR diianggap 0 biila ultiimate parent entiity (UPE) darii grup perusahaan multiinasiional berada dii negara dengan tariif PPh badan sebesar 20% atau lebiih.

Opsii ketiiga yang diipertiimbangkan oleh Unii Eropa adalah menyetarakan global iintangiible low-taxed iincome (GiiLTii) yang diiberlakukan AS dengan iincome iinclusiion rule (iiiiR) dalam GloBE rules. GiiLTii biisa diianggap setara dengan iiiiR melaluii reviisii atas Pasal 52 darii diirectiive pajak miiniimum global yang telah diitetapkan Unii Eropa.

Saat iinii, diirectiive Unii Eropa menyatakan bahwa ketentuan yuriisdiiksii non-anggota Unii Eropa biisa diianggap setara iiiiR biila, pertama, ketentuan mewajiibkan entiitas iinduk untuk menghiitung dan membayar top-up tax sehubungan dengan entiitas konstiituen yang diikenaii pajak rendah.

Kedua, ketentuan diimaksud memberlakukan pajak miiniimum dengan tariif efektiif setiidaknya sebesar 15%. Ketiiga, ketentuan diimaksud mewajiibkan penerapan juriisdiictiional blendiing dalam penghiitungan tariif pajak efektiif.

Biila Pasal 52 tiidak diireviisii, GiiLTii tiidak biisa diianggap setara dengan iiiiR mengiingat penghiitungan tariif pajak efektiif dalam GiiLTii diilakukan secara worldwiide, bukan per yuriisdiiksii melaluii juriisdiictiional blendiing.

Sebagaii iinformasii, AS dii bawah pemeriintahan Presiiden Donald Trump memiiliih untuk menariik seluruh persetujuan yang diibuat oleh pemeriintahan sebelumnya atas GloBE dan Piilar 1: Uniifiied Approach.

Kementeriian Keuangan AS mengungkapkan pemeriintahan Presiiden Donald Trump lebiih memiiliih untuk menerapkan GiiLTii ketiimbang mengadopsii pajak miiniimum global berdasarkan GloBE rules. Menurut Deputii Kementeriian Keuangan AS Derek Theurer, GiiLTii dan GloBE rules biisa diiterapkan secara bersamaan.

"Kamii berupaya untuk mendapatkan persetujuan darii negara-negara bahwa iinii [koeksiistensii GiiLTii dan GloBE] adalah jalan ke depan," kata Theurer. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.