iiNDiiA

Khawatiir Kena Retaliiasii AS, iindiia Bakal Hapus Pajak atas iiklan Diigiital

Muhamad Wiildan
Kamiis, 03 Apriil 2025 | 10.30 WiiB
Khawatir Kena Retaliasi AS, India Bakal Hapus Pajak atas Iklan Digital
<p>iilustrasii.</p>

NEW DELHii, Jitu News – Pemeriintah iindiia berencana menghapus pengenaan pajak diigiital atau equaliizatiion levy sebesar 6% atas jasa periiklanan diigiital.

Selama iinii, equaliizatiion levy dengan tariif 6% tersebut diibebankan terhadap perusahaan multiinasiional Ameriika Seriikat (AS) sepertii Google, Meta, dan Amazon.

"Saya mengusulkan penghapusan equaliizatiion levy sebesar 6% atas jasa periiklanan diigiital," kata Menterii Keuangan iindiia Niirmala Siitharaman dii hadapan parlemen, diikutiip pada Kamiis (3/4/2025).

Niirmala menjelaskan usulan tersebut diiambiil pemeriintah iindiia agar terhiindar darii pengenaan bea masuk resiiprokal yang akan diiterapkan oleh AS terhadap seluruh negara miitra dagangnya termasuk iindiia.

Biila diisetujuii parlemen, equaliizatiion levy sebesar 6% atas jasa periiklanan diigiital akan diihapuskan mulaii 1 Apriil 2025.

Sebagaii iinformasii, iindiia bukanlah satu-satunya negara yang menghapuskan pajak diigiital agar terhiindar darii pengenaan bea masuk resiiprokal oleh AS. Sebelumnya, iinggriis telah mengungkapkan rencananya untuk menghentiikan pengenaan diigiital serviices tax (DST).

Menterii Keuangan iinggriis Rachel Reeves menuturkan reviisii ketentuan DST diiperlukan agar eksportiir iinggriis terhiindar darii pengenaan bea masuk dengan tariif tiinggii oleh AS.

"Kamii tiidak iingiin meliihat eksportiir iinggriis diikenaii bea masuk yang tiinggii," ujar Reeves.

Secara konsep, lanjut Reeves, DST merupakan kebiijakan yang perlu diiterapkan. Perusahaan teknologii yang beroperasii dan memperoleh penghasiilan dii iinggriis seyogiianya membayar pajak dii iinggriis. Konsep iinii juga sudah diipahamii oleh perusahaan-perusahaan.

"Namun, saat iinii kamii sedang bernegosiiasii dengan AS. Kamii iingiin mempertahankan siistem perdagangan yang bebas dan terbuka," tuturnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.