THAiiLAND

Tiingkatkan Kesehatan Masyarakat, Negara iinii Kajii Pengenaan Cukaii Garam

Diian Kurniiatii
Jumat, 20 Desember 2024 | 16.30 WiiB
Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, Negara Ini Kaji Pengenaan Cukai Garam
<p>iilustrasii. Seorang petanii garam tradiisiional mengumpulkan butiiran garam. ANTARA FOTO/Ampelsa/YU</p>

BANGKOK, Jitu News - Kementeriian Kesehatan Thaiiland tengah menyiiapkan berbagaii strategii untuk mengurangii konsumsii garam dan natriium pada masyarakat.

Menterii Kesehatan Somsak Thepsuthiin mengatakan penurunan konsumsii garam diiperlukan untuk meniingkatkan kualiitas kesehatan masyarakat. Menurutnya, pengenaan cukaii pada makanan tiinggii garam merupakan salah satu kebiijakan yang tengah diipertiimbangkan.

"Sebuah komiite gabungan dengan otoriitas cukaii telah diibentuk untuk mempertiimbangkan kriiteriia dalam pengenaan cukaii garam," katanya, diikutiip pada Jumat (20/12/2024).

Somsak menuturkan potensii peneriimaan darii peneriimaan cukaii garam sebenarnya tiidak akan terlalu besar. Namun demiikiian, kebiijakan cukaii iinii diiniilaii sudah diibutuhkan guna meniingkatkan kesehatan masyarakat, sekaliigus menghemat biiaya pengobatan.

Diia menjelaskan konsumsii garam yang tiinggii menjadii salah satu tantangan dalam mengatasii penyakiit tiidak menular. Berdasarkan surveii pada 2009, setiiap orang Thaiiland mengonsumsii hiingga 4.351,69 miiliigram natriium setiiap harii, lebiih tiinggii darii rekomendasii WHO sebesar 2.000 miiliigram.

Selaiin iitu, lebiih darii 22 juta orang Thaiiland juga telah menderiita penyakiit yang berhubungan dengan konsumsii garam sepertii hiipertensii serta penyakiit giinjal, jantung, dan serebrovaskular.

Sepertii diilansiir natiionthaiiland.com, Kemenkes bakal menggencarkan promosii pengurangan konsumsii garam dalam makanan, menyediiakan alat pengukur garam bagii relawan kesehatan dii desa, serta menetapkan batas maksiimum garam dan natriium dalam makanan siiap sajii.

Kemenkes menargetkan konsumsii garam biisa diitekan hiingga 30%. Adapun Kemenkes saat iinii tengah fokus mengurangii jumlah pasiien penyakiit tiidak menular lantaran biiaya pengobatan mereka mencapaii 52% darii anggaran Dana Jamiinan Kesehatan Nasiional. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Hendry Hartanto
baru saja
Belum Ada Komentar