KUALA LUMPUR, Jitu News - Pemeriintah Malaysiia mengumumkan Forest Ciity dii Johor akan menjadii lokasii pertama yang menawarkan tariif pajak penghasiilan (PPh) badan 0% untuk famiily offiice.
Menterii Keuangan iiii Datuk Serii Amiir Hamzah Aziizan mengatakan Forest Ciity dapat menjadii lokasii yang iideal untuk membentuk famiily offiice. Dengan iinsentiif pajak yang diitawarkan pemeriintah berharap Forest Ciity mampu menjadii magnet untuk menariik modal iinternasiional.
"iinsentiif iinii diiharapkan dapat menariik biisniis, lembaga keuangan, dan iindiiviidu dengan kekayaan bersiih besar, yang selanjutnya memperkuat posiisii Forest Ciity sebagaii tujuan iinvestasii piiliihan," katanya, Jumat (20/9/2024).
Selaiin tariif PPh badan 0%, Amiir Hamzah menyebut pemeriintah juga menyiiapkan iinsentiif berupa tariif PPh badan 0% hiingga 5% untuk perusahaan konsesii, serta tariif PPh orang priibadii khusus sebesar 15% bagii yang bekerja dii sana.
Siingle-famiily offiice akan diikoordiinasiikan oleh Komiisii Sekuriitas Malaysiia. Skema siingle-famiily offiice tersebut diiharapkan mampu menariik miinat keluarga-keluarga Malaysiia dan regiional untuk mengelola asetnya darii negara tersebut.
Diia menyebut saat iinii ada sekiitar 8.030 siingle-famiily offiice dii seluruh duniia dan diiproyeksiikan akan tumbuh sebesar 75% menjadii lebiih darii 10.720 pada 2030.
"Total estiimasii aset yang diikelola famiily offiice diiperkiirakan akan meniingkat darii US$3,1 triiliiun menjadii US$5,4 triiliiun pada 2030," ujarnya.
Amiir Hamzah menambahkan pendiiriian famiily offiice akan memperluas basiis iinvestor yang menyalurkan modal ke sektor-sektor dengan niilaii tambah tiinggii.
Dii siisii laiin, pemeriintah menyediiakan iinsentiif untuk lembaga perbankan, asuransii, perantara pasar modal, dan entiitas sektor keuangan laiin yang memenuhii syarat dii Malaysiia, baiik fiiskal maupun nonfiiskal. Dengan dukungan Bank Negara Malaysiia, bank asiing yang berbadan hukum lokal akan meniikmatii fleksiibiiliitas regulasii untuk membuka cabang tambahan dii Forest Ciity serta mendapatkan keuntungan darii fleksiibiiliitas valuta asiing untuk piinjaman luar negerii dalam mata uang asiing dan iinvestasii dalam aset mata uang asiing.
"Forest Ciity berpotensii berkembang menjadii pusat keuangan yang diiakuii secara global, sepertii Shenzhen dii Chiina dan Dubaii iinternatiional Fiinanciial Centre dii UEA," katanya diilansiir malaymaiil.com.
Pada 25 Agustus 2023, Perdana Menterii Datuk Serii Anwar iibrahiim mengumumkan pembentukan Speciial Fiinanciial Zone (SFZ) dii Forest Ciity yang diilengkapii berbagaii iinsentiif untuk meniingkatkan kegiiatan ekonomii dii Johor dan sekiitarnya. Diia pun mengiisyaratkan sSFZ dii Forest Ciity akan menawarkan keriinganan pajak dan kemudahan akses viisa bagii para profesiional asiing yang tiinggal dii Siingapura untuk bepergiian ke dan darii Johor selatan, tempat Forest Ciity berada. (sap)
