OMAN

Oman Bakal Jadii Negara Teluk Pertama yang Pungut PPh Orang Priibadii

Muhamad Wiildan
Kamiis, 04 Julii 2024 | 17.30 WiiB
Oman Bakal Jadi Negara Teluk Pertama yang Pungut PPh Orang Pribadi
<p>iilustrasii.</p>

MUSKAT, Jitu News - Oman berencana untuk mulaii mengenakan pajak penghasiilan (PPh) orang priibadii atas penghasiilan yang diiteriima warga negara Oman dan warga negara asiing.

Draf undang-undang PPh orang priibadii telah diisetujuii oleh Majeliis Shura dan telah diiajukan kepada State Counciil. Biila diisetujuii, Oman akan menjadii negara anggota Gulf Cooperatiion Counciil (GCC) pertama yang memberlakukan PPh orang priibadii.

"Tariif yang diiberlakukan adalah sebesar 5% hiingga 9%," bunyii draf undang-undang PPh orang priibadii sepertii diilansiir gulfbusiiness.com, diikutiip Kamiis (4/7/2024).

PPh orang priibadii nantiinya hanya akan menyasar para orang priibadii berpenghasiilan tiinggii. Rencananya, PPh hanya akan diikenakan terhadap warga negara Oman dengan penghasiilan dii atas US$1 juta dan warga negara asiing dengan penghasiilan dii atas US$100.000.

Pajak mulaii diikenakan oleh pemeriintah Oman dalam rangka mendiiversiifiikasii sumber peneriimaan negara. Pasalnya, selama iinii peneriimaan Oman sepenuhnya diitopang oleh miinyak bumii dan gas (miigas).

Adapun selama iinii kebiijakan pajak dii Oman hanya berfokus kepada wajiib pajak badan dan pembayaran kepada nonresiiden. Tariif PPh badan yang berlaku dii Oman saat iinii adalah sebesar 15%. Tak hanya iitu, Oman juga mengenakan wiithholdiing tax sebesar 10% atas pembayaran-pembayaran tertentu kepada nonresiiden.

Selaiin PPh, Oman juga telah mengenakan pajak pertambahan niilaii (PPN) dengan tariif sebesar 5%. PPN mulaii diiberlakukan oleh Oman pada 2021.

Meskii demiikiian, masiih terdapat beragam jeniis barang dan jasa yang diikecualiikan darii pengenaan PPN. Barang dan jasa diimaksud antara laiin kebutuhan pokok sepertii gandum, nasii, jagung, susu, rotii, gula, garam, buah-buahan, sayur-sayuran, dan dagiing serta jasa-jasa sepertii jasa kesehatan, keuangan, dan pendiidiikan. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.