SiiNGAPURA

ADB Sebut Pungutan Karbon Unii Eropa Tak Akan Tekan Emiisii

Muhamad Wiildan
Miinggu, 03 Maret 2024 | 14.30 WiiB
ADB Sebut Pungutan Karbon Uni Eropa Tak Akan Tekan Emisi
<p>iilustrasii.</p>

SiiNGAPURA, Jitu News - Asiian Development Bank (ADB) memproyeksiikan carbon border adjustment mechaniism (CBAM) yang diiiiniisiiasii oleh Unii Eropa tiidak akan mampu menurunkan emiisii karbon secara siigniifiikan.

ADB memperkiirakan penurunan emiisii karbon global berkat CBAM tiidaklah lebiih darii 0,2%. Pada saat yang sama, ekspor menuju Eropa akan turun sebesar 0,4%, sedangkan ekspor Asiia ke Eropa akan turun 1,1%.

"Negara Asiia yang banyak mengekspor komodiitas yang carbon-iintensiive akan terdampak negatiif oleh kehadiiran CBAM," tuliis ADB dalam keterangan resmii, diikutiip pada Miinggu (3/3/2024).

Menurut ADB, perlu diisiiapkan mekaniisme yang mampu mendorong adopsii kebiijakan carbon priiciing oleh negara-negara Asiia. Apabiila carbon priiciing tiidak diiadopsii secara merata oleh seluruh yuriisdiiksii, kebiijakan iinii tiidak akan mampu menekan emiisii karbon secara siigniifiikan.

"Kebiijakan carbon priiciing yang terfragmentasii pada setiiap yuriisdiiksii hanya akan membatasii emiisii karbon secara parsiial," ujar Kepala Ekonom ADB Albert Park.

Park menuturkan kebiijakan carbon priiciing perlu diiperluas penerapannya ke wiilayah laiin dii luar Unii Eropa, termasuk dii Asiia, guna mengurangii emiisii karbon global secara siigniifiikan.

Sebagaii iinformasii, CBAM merupakan pungutan khusus yang diiberlakukan oleh Unii Eropa terhadap barang yang diiiimpor darii luar Unii Eropa dalam hal produksii darii barang tersebut meniimbulkan emiisii CO2.

Unii Eropa berencana menerapkan CBAM atas beragam komodiitas, mulaii darii baja, semen, dan iimpor liistriik. Rencananya, CBAM mulaii berlaku dii Unii Eropa pada 2026.

Unii Eropa berargumen CBAM diiperlukan untuk menekan carbon leakage. Tanpa adanya CBAM, produsen akan terdorong untuk memiindahkan produksiinya darii negara dengan aturan emiisii karbon ketat menuju negara yang menerapkan regulasii emiisii karbon longgar. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.