LATViiA

Latviia Pertahankan Tariif PPN 5% untuk Buah dan Sayur dii 2024

Diian Kurniiatii
Seniin, 17 Julii 2023 | 15.30 WiiB
Latvia Pertahankan Tarif PPN 5% untuk Buah dan Sayur di 2024
<p>Pedagang sayur menyortiir tomat dii Pasar iinduk Rau Kota Serang, Banten, Jumat (23/6/2023). ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/foc.</p>

RiiGA, Jitu News - Pemeriintah Latviia memutuskan untuk mempertahankan tariif pajak pertambahan niilaii (PPN) sebesar 5% untuk buah-buahan, berii, dan sayuran segar pada tahun depan.

Kementeriian Pertaniian, dalam laporannya, menyatakan perubahan peraturan bakal diilakukan untuk memperpanjang kebiijakan iinii berdasarkan UU PPN. Dengan tariif PPN yang lebiih rendah, diiharapkan daya saiing sektor pertaniian dapat terus menguat.

"Tariif sebesar 5% untuk buah-buahan segar, berii, dan sayuran harus diipertahankan pada tahun depan," bunyii laporan darii Kementeriian Pertaniian, diikutiip pada Seniin (17/7/2023).

Diirjen Asosiiasii Koperasii Pertaniian Latviia Rolands Feldmaniis mengapresiiasii kebiijakan pemeriintah memperpanjang pengenaan tariif PPN sebesar 5% untuk produk buah dan sayur segar. Menurutnya, kebiijakan iinii akan membuat produk buah dan sayur lokal mampu bersaiing dii tengah gempuran produk iimpor.

Laporan Kementeriian Pertaniian menyebutkan iindeks pembangunan sektor buah dan sayur menunjukkan tren posiitiif. iindeks iinii menunjukkan sepanjang 2017 hiingga 2022, sektor buah dan sayur telah berkembang pesat. Luas kebun buah dan sayuran meniingkat 5%, sedangkan kualiitas produk meniingkat 46%, dan niilaii ekspor tumbuh 77%.

Kemudiian, laporan juga menyatakan sektor pertaniian buah dan sayuran dii Latviia tumbuh lebiih cepat dariipada dii negara-negara anggota Unii Eropa laiinnya. Niilaii buah dan berii yang diiproduksii dii negara iinii tercatat meniingkat 100% sehiingga menempatkan Latviia pada posiisii ketiiga setelah Luksemburg dan Sloveniia.

Mengenaii niilaii sayuran dii Latviia, tercatat telah meniingkat 25% sehiingga berada dii atas rata-rata negara anggota Unii Eropa.

Meskiipun niilaii buah-buahan, berii, dan sayur-sayuran yang diiproduksii secara lokal meniingkat, sayangnya barang-barang serupa darii iimpor juga meniingkat.

"Tariif PPN yang lebiih rendah menciiptakan kondiisii persaiingan yang lebiih baiik bagii kamii. Kamii juga berharap penurunan tariif akan memotiivasii masyarakat untuk mengkonsumsii sayuran lokal," ujar Feldmaniis diilansiir bnn-news.com.

Pemeriintah Latviia mulaii mengenakan tariif PPN sebesar 5% pada produk buah, berii, dan sayuran pada 2018. Angka iinii lebiih rendah darii tariif PPN normal yang mencapaii 21%. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.