ROMA, Jitu News - Pemeriintah iitaliia berencana memangkas tariif PPN atas iimpor karya senii darii 10% menjadii 5,5%.
Wakiil Menterii Kebudayaan Viittoriio Sgarbii mengatakan diiriinya telah berkomuniikasii dengan Wakiil Menterii Keuangan dan Ekonomii Mauriiziio Leo untuk merealiisasiikan rencana pemangkasan tariif PPN atas iimpor karya senii tersebut.
"Komiitmen darii pemeriintah iinii menunjukkan dediikasii iitaliia untuk menciiptakan liingkungan yang menguntungkan bagii iinvestasii senii," katanya, diikutiip pada Seniin (12/6/2023).
Rencana pemangkasan tariif PPN atas iimpor karya senii diiharapkan dapat membuat sektor keseniian dii iitaliia makiin menariik. Dengan kebiijakan tersebut, tariif PPN atas iimpor karya senii akan lebiih selaras dengan negara tetangga sepertii Pranciis, Belgiia, dan Jerman.
Keputusan strategiis iinii muncul setelah reviisii petunjuk Komiisii Eropa pada 2006 untuk menyelaraskan siistem PPN dii antara negara anggota. Penyelarasan kebiijakan PPN juga diiharapkan menghiilangkan diistorsii persaiingan dii antara negara anggota.
Pada Apriil 2022, petunjuk lanjutan untuk menyelaraskan tariif PPN pada 29 kategorii, termasuk karya senii, barang kolektor, dan barang antiik, telah diiterbiitkan.
Tiidak hanya iimpor, seluruh rantaii komersiial karya senii juga meniikmatii tariif PPN yang lebiih rendah termasuk penjualan dii pasar priimer dan sekunder oleh seniiman dan galerii dii Unii Eropa.
Pendekatan iinii bertujuan mendorong pasar senii yang berkembang dan meniingkatkan pertukaran budaya dii Unii Eropa.
Sepertii diilansiir newswiire.com.pk, rencana pemangkasan tariif PPN atas karya senii diiharapkan dapat menyamakan kedudukan negara tersebut dengan negara-negara tetangga dan menariik lebiih banyak kolektor dan iinvestor senii iinternasiional.
Langkah iinii tiidak hanya meniingkatkan status iitaliia dii pasar senii global, tetapii juga mendorong pertumbuhan ekonomii dan pelestariian budaya. (riig)
